kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

FIF Bukukan Penghasilan Rp 13,51 Triliun pada 2025, Laba Bersih Naik 4%


Senin, 02 Maret 2026 / 16:19 WIB
FIF Bukukan Penghasilan Rp 13,51 Triliun pada 2025, Laba Bersih Naik 4%


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha Astra International yang bergerak di bidang pembiayaan, PT Federal International Finance (FIF) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025.

Berdasarkan laporan keuangan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/2/2026), jumlah penghasilan FIF tercatat meningkat 11,19% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 13,51 triliun pada 2025, dari Rp 12,15 triliun pada 2024.

Kontributor utama masih berasal dari pembiayaan konsumen yang tumbuh 14% yoy menjadi Rp 10,89 triliun, dibandingkan Rp 9,49 triliun pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Amvesindo Sebut Industri Modal Ventura Kian Selektif dan Fokus ke Sektor Defensif

Namun, pembiayaan dari ijarah tercatat menurun 1,92% yoy menjadi Rp 2,40 triliun pada 2025, dibandingkan Rp 2,45 triliun pada 2024.

Sementara itu, penghasilan bunga dan denda meningkat 11% yoy menjadi Rp 203,11 miliar, dari Rp 181,79 miliar pada tahun sebelumnya. Adapun penghasilan lain-lain tercatat turun sekitar 6% yoy menjadi Rp 21,87 miliar, dibandingkan Rp 23,27 miliar pada 2024.

Dari sisi profitabilitas, laba bersih Federal International Finance tercatat naik 4% yoy menjadi Rp 4,63 triliun sepanjang tahun 2025, dari Rp 4,42 triliun pada 2024.

Seiring peningkatan aktivitas usaha, jumlah beban FIF juga meningkat 16,64% yoy menjadi Rp 7,56 triliun pada 2025, dibandingkan Rp 6,48 triliun pada 2024.

Adapun total aset perusahaan tumbuh 13% yoy menjadi Rp 51,88 triliun pada akhir 2025, jika dibandingkan dengan Rp 45,68 triliun pada akhir 2024.

Baca Juga: BRI Siapkan Fasilitas Pembiayaan Program Gentengisasi, Begini Skemanya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×