kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.636   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.675   55,28   0,84%
  • KOMPAS100 874   7,71   0,89%
  • LQ45 662   5,95   0,91%
  • ISSI 233   1,88   0,81%
  • IDX30 370   2,56   0,70%
  • IDXHIDIV20 457   2,27   0,50%
  • IDX80 100   0,88   0,89%
  • IDXV30 127   0,86   0,68%
  • IDXQ30 118   0,68   0,58%

Gantikan Jiwasraya, ini produk yang akan dipasarkan IFG Life


Rabu, 09 September 2020 / 16:02 WIB
Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) Robertus Bilitea saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Jakarta (9/9/2020).


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI siap mendirikan Indonesia Finansial Group (IFG) Life tahun ini. Perusahaan ini akan menggantikan Asuransi Jiwasraya.

Guna menopang bisnis ke depan, BPUI telah menyiapkan skema bisnis dan tata kelola anak usaha. 

Dirut BPUI Robertus Bilitea menekankan, IFG Life hanya memasarkan asuransi proteksi bukan produk yang memberikan garansi keuntungan. 

"Produk yang masuk adalah produk proteksi. Jadi tidak ada lagi produk - produk berisiko yang tidak bisa dimitigasi. Kami belajar dari kasus Jiwasraya supaya tidak terulang," kata Robertus, dalam paparan di Komisi VI DPR, Jakarta,  Rabu (9/9).

Baca Juga: Bakal jadi penyelamat Jiwasraya, begini skema bisnis IFG Life

Rencananya, produk yang dipasarkan seperti unitlink, term life dan whole life untuk grup maupun retail. Ada pula produk kesehatan yaitu group health, kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dan produk kesehatan retail. 

IFG Life akan menerapkan tata kelola, manajemen risiko serta pengelolaan investasi yang prudent. Pengelolaan investasi berbasis asset and liability matching dan alokasi portofolio investasi sesuai best practise. Hal ini dibarengi identifikasi dan mitigasi risiko. 

Untuk proses bisnis, akan didukung digitalisasi serta sumber daya manusia (SDM) terbaik. Serta memanfaatkan ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai target market.

"Akses ekosistem BUMN untuk mendapatkan bisnis korporasi, karyawan dan customer dari BUMN," terangnya.

Perusahaan juga mengandalkan jaringan agensi. Dengan menargetkan masyarakat luas di luar ekosistem BUMN serta melakukan cross selling terhadap nasabah tetap Jiwasraya. 

Selanjutnya: Gantikan Jiwasraya, Nusantara Life siap didirikan tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×