kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.590.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Haji Isam Dikabarkan Akuisisi Saham BBCA, Ini Kata BCA


Sabtu, 26 September 2026 / 07:23 WIB
Haji Isam Dikabarkan Akuisisi Saham BBCA, Ini Kata BCA
ILUSTRASI. BCA membantah kabar yang beredar bahwa pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam? akan mengakuisisi saham BBCA (Dok/Bank BCA)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) angkat bicara setelah marak beredar di media sosial mengenai rencana pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam untuk mengakuisisi saham BCA.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menegaskan, bahwa informasi mengenai adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA tersebut tidak benar.

“Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” ujar Hera dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga: BCA Syariah hingga SeaBank Gandeng Jalin Hadirkan Tarik Tunai Link

Hera mengimbau nasabah dan masyarakat untuk memperoleh informasi terkait BCA melalui sumber resmi, baik situs resmi perseroan maupun outlet media yang kredibel.

“BCA senantiasa beroperasi berdasarkan prinsip kehati-hatian, berintegritas, dan sesuai regulasi yang berlaku,” katanya.

Di tengah beredarnya isu tersebut, saham BBCA pada perdagangan Jumat (25/9/2026) ditutup di level Rp 6.250 per saham, naik 0,40% dari posisi sebelumnya.

Namun, dalam sepekan terakhir saham BBCA masih terkoreksi 0,79%. Sementara secara year to date (ytd), saham bank dengan kode BBCA tersebut telah turun 22,60%.

 

Dengan adanya bantahan tersebut, BCA menegaskan bahwa kabar mengenai rencana aksi korporasi yang dikaitkan dengan Haji Isam bukan merupakan informasi resmi perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×