kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hasil investasi minus, laba Avrist tetap mengkilap


Senin, 28 April 2014 / 18:59 WIB
ILUSTRASI. Pasca Erupsi Semeru, Ini 3 Gunung Berapi dengan Status Siaga di Indonesia. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/wsj.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Melewati tahun lalu, PT Avrist Assurance sudah sepatutnya bersyukur. Soalnya, kondisi makro ekonomi yang melempem di sepanjang tahun lalu mengakibatkan hasil investasi perusahaan terseok-seok hingga minus 64%, yaitu dari Rp 1,09 triliun di 2012 silam menjadi cuma sebesar Rp 388,7 miliar.

Tidak hanya itu, pendapatan preminya pun turun tipis sebanyak 2,78% menjadi Rp 1,223 triliun dengan jumlah pendapatan minus 25% dari sebelumnya Rp 2,496 triliun menjadi hanya Rp 1,854 triliun.

Pun demikian, perusahaan masih mampu membukukan pertumbuhan laba bersih sebanyak 31% menjadi sekitar Rp 439,2 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, beban perseroan semakin langsing atau turun 35% ketimbang tahun sebelumnya. Penurunan beban tersebut berasal dari beban klaim dan manfaat yang dibayar dan kenaikan penurunan cadangan premi.

Hingga saat ini, Avrist dimiliki oleh PT Bina Asetnusa sebanyak 50%, Meiji Yasuda Life Insurance Company sebesar 23%, Deutsche Investitions-Und Entwicklungsgesellschaft mbH 23%, dan PT Bina Dana Hahade 4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×