Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank asal Singapura, OCBC dikabarkan menjadi kandidat terdepan untuk mengakuisisi bisnis perbankan ritel milik HSBC Holdings di Indonesia.
Dikutip dari Bloomberg, langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi OCBC di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Berdasarkan sumber yang mengetahui proses tersebut, nilai transaksi yang tengah dinegosiasikan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 6 triliun. OCBC disebut unggul dibanding sejumlah pesaing lain dalam proses penawaran.
Baca Juga: OCBC Berpeluang Akuisisi Bisnis Ritel HSBC Indonesia, Nilainya Tembus Rp 6 Triliun
Meski demikian, negosiasi masih berlangsung dan belum ada keputusan final. Sumber juga menyebut kemungkinan masih adanya penawar lain yang masuk dalam proses tersebut.
Manajemen OCBC belum memberikan komentar terkait kabar ini. Sementara itu, perwakilan HSBC Indonesia menyatakan pihaknya masih dalam tahap kajian.
“Kami sedang meninjau opsi-opsi strategis untuk bisnis perbankan ritel kami di Indonesia dan belum ada keputusan yang diambil, sehingga kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut,” ujar perwakilan HSBC Indonesia kepada Kontan, Jumat (17/4/2026).
Saat ini, OCBC telah memiliki kehadiran di Indonesia melalui anak usahanya, Bank OCBC NISP. Bank ini juga aktif melakukan ekspansi anorganik, termasuk melalui akuisisi Bank Commonwealth Indonesia pada 2024 lalu.
Jika transaksi ini terealisasi, akuisisi tersebut akan menjadi yang pertama di bawah kepemimpinan CEO baru OCBC, Tan Teck Long, yang tengah mendorong ekspansi agresif di kawasan Asia serta penguatan bisnis wealth management dan perbankan ritel.
Baca Juga: HSBC Resmikan Wealth Center Surabaya
Di sisi lain, langkah HSBC meninjau bisnis ritel di sejumlah negara merupakan bagian dari strategi global untuk merampingkan operasi dan fokus pada segmen yang lebih menguntungkan, seperti wholesale banking dan wealth management.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













