kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.590.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Indo Premier Sekuritas Rilis IPOT X Berbasis AI, Ini Fitur Barunya


Kamis, 24 September 2026 / 16:51 WIB
Diperbarui Kamis, 24 September 2026 / 17:39 WIB
Indo Premier Sekuritas Rilis IPOT X Berbasis AI, Ini Fitur Barunya
ILUSTRASI. PT Indo Premier Sekuritas menghadirkan pembaruan aplikasi investasi IPOT X dengan mengusung konsep AI-Native Intelligence (Kontan/Muhammad Alief)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Premier Sekuritas menghadirkan pembaruan aplikasi investasi IPOT X dengan mengusung konsep AI-Native Intelligence. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu investor mengolah kompleksitas data pasar menjadi informasi yang lebih terstruktur sebelum mengambil keputusan investasi.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengatakan, kompleksitas dan risiko pasar merupakan hal yang tidak dapat dihilangkan. Namun, teknologi dapat mengambil sebagian beban analisis sehingga investor memiliki lebih banyak ruang untuk memahami informasi yang tersedia.

“IPOT X mampu mengambil lebih banyak pekerjaan analitis agar investor mempunyai lebih banyak ruang untuk memahami, lebih sedikit sibuk merangkai data dan lebih banyak waktu memahami artinya,” kata Moleonoto dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: Amartha Gabungkan AI dan Tenaga Lapangan untuk Seleksi Borrower

Menurut dia, IPOT X membawa proposisi “Investor Naik Kelas”, yakni membantu investor memahami kerumitan pasar dan menyusunnya menjadi market clarity tanpa menggantikan peran investor dalam mengambil keputusan.

IPOT X mengintegrasikan sejumlah teknologi seperti AI Inferencing, Multi-Agent Intelligence, Pattern Recognition dan Deep Market Intelligence. Sistem tersebut memproses berbagai data pasar dan menyajikan konteks, interpretasi serta bukti pendukung yang dapat digunakan investor dalam melakukan analisis.

Moleonoto mengatakan, sistem IPOT X memproses lebih dari 1.100 metrik di belakang layar. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk membantu investor membaca kondisi pasar secara lebih menyeluruh.

Salah satu fitur yang ditawarkan adalah AI Screener yang memungkinkan investor mencari saham menggunakan bahasa natural. Fitur tersebut dapat menerjemahkan tujuan atau tesis investasi pengguna dan memprosesnya berdasarkan berbagai metrik untuk menemukan kandidat saham.

Selain itu, terdapat AI Stock Comparison yang memungkinkan investor membandingkan hingga lima saham berdasarkan metrik dan visual teknikal secara berdampingan. Fitur tersebut juga dilengkapi contextual ranking berdasarkan sejumlah parameter yang dipilih pengguna.

IPOT X turut menghadirkan Market Radar untuk memantau saham berdasarkan aktivitas, pergerakan harga, arus dana serta agresivitas transaksi. Ada pula Technical Reading yang membantu membaca tren, indikator teknikal, pola harga, support dan resistance secara otomatis.

Untuk analisis pola, Pattern Recognition menggunakan alur deteksi, pengecekan silang, validasi dan interpretasi. Fitur tersebut memindai pola teknikal dan mengujinya dengan indikator lain seperti harga, volume, smart money dan aktivitas investor asing.

Sementara itu, AI Technical Radar memungkinkan pengguna memindai saham berdasarkan kondisi teknikal tertentu, seperti bottom reversal, divergence, price-indicator alignment hingga breakout.

Baca Juga: Multifinance Perketat Pembiayaan UMKM di Tengah Risiko Kredit yang Tinggi

IPOT X juga memiliki AI Trade Flow yang menyediakan informasi mengenai arus dana melalui indikator seperti Smart Money, aktivitas asing, agresivitas transaksi dan keseluruhan arus dana. Fitur tersebut dapat digunakan untuk melihat kondisi arus dana pada saham tertentu maupun menyaring saham berdasarkan kategori tertentu.

Moleonoto menambahkan, seluruh fitur tersebut dirancang dalam satu alur pengalaman sehingga investor tidak harus memahami teknologi yang bekerja di belakang aplikasi.

“Always-On Multi-Agent AI membuat investor tidak harus menjaga seluruh pasar sendiri. Real-Time Market Intelligence membantu investor lebih cepat mengetahui perubahan penting. Cognitive Compression membantu mengurangi beban informasi. Explainable Intelligence membantu investor memahami alasan sebelum mengambil keputusan,” jelasnya.

Menurut Moleonoto, teknologi tersebut tetap menempatkan keputusan akhir pada investor. IPOT X berfungsi sebagai lapisan kecerdasan yang membantu memproses kompleksitas pasar dan menyajikan informasi yang lebih mudah dipahami.

“Mesin presisi IPOT X bekerja lebih keras. Investor tetap memegang kendali. Kompleksitas diproses di belakang. Market clarity muncul di depan. Kasta teknologi IPOT X semakin tinggi, pengalaman investor semakin sederhana,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×