kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Ini curhat BNI soal persaingan bunga sindikasi akuisisi Freeport dengan bank asing


Rabu, 18 Juli 2018 / 17:12 WIB
ILUSTRASI. Paparan kinerja BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bersama dua bank BUMN dan bank swasta asing lain berencana memberikan sindikasi untuk akuisisi 51% saham Freeport Indonesia.

Hal ini disampaikan Fajar Harry Sampurnp, Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN.

Achmad Baiquni, Direktur Utama BNI mengakui memang BNI bersama dengan bank lokal dan bank asing akan ikut membiayai divestasi saham Freeport.

"Kami akui bahwa bank asing menawarkan suku bunga bersaing terkait sindikasi untuk akuisisi saham Freeport," kata Baiquni kepada kontan.co.id, Rabu (18/7).

Terkait tawaran suku bunga kredit sindikasi bank asing yang cukup rendah ini, membuat BNI sulit untuk bersaing.

Apalagi kredit sindikasi ke Freeport, menggunakan valuta asing. Terkait dengan sindikasi untuk akuisisi Freeport, BNI mengaku tak mewajibkan pembiayaan Freeport.

Menurut Baiquni, sebenarnya tanpa pendanaan dari perbankan, Inalum bisa memenuhi pendanaan sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×