kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ini penyebab asuransi properti susut di semester I


Rabu, 06 September 2017 / 15:56 WIB
Ini penyebab asuransi properti susut di semester I


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - Sebagai salah satu lini usaha andalan, asuransi properti punya peranan besar dalam perkembangan bisnis asuransi umum secara keseluruhan. Makanya saat lini bisnis ini terkendela, bisnis asuransi umum ikut terpapar.

Hingga pertengahan tahun ini, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat perolehan premi dari lini asuransi properti mengalami penurunan sedalam 7% secara tahunan menjadi Rp 8,09 triliun. Dalam rentang waktu yang sama, total premi yang dikantongi pelaku usaha juga susut 4% menjadi Rp 29,16 triliun.

Ketua Bidang Statistik, Riset, Analisa, TI dan Aktuaria AAUI Trinita Situmeang menyebut penurunan bisnis asuransi properti ini tak lepas dari kondisi di pasar korporat. Terutama dari klien kalangan perusahaan pelat merah.

Menurut Trinita, beberapa BUMN saat ini tengah melakukan konsolidasi bisnis. Termasuk diantaranya dalam proses menuju pembentukan holding di beberapa sektor industri. Hal ini rupanya berdampak pada mundurnya beberapa penjadwalan pencatatan premi yang harusnya dilakukan di paruh pertama tahun ini.

Selain itu ada pula beberapa klien besar yang sedang melakukan pengkajian ulang soal harga pertanggungan dari beberapa aset properti yang diasuransikan. "Sehingga pencatatan preminya akan bergeser ke kuartal ketiga dan keempat," kata dia, Rabu (6/9).

Sementara itu untuk asuransi properti di pasar ritel ia menilai kondisinya masih terbilang stabil. Namun karena nilai preminya lebih kecil, sehingga belum mampu menutup penurunan premi di pasar korporat yang terjadi di paruh pertama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×