kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.972   59,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Ini strategi Pegadaian mengejar target bisnis 2018


Kamis, 15 Maret 2018 / 16:33 WIB
ILUSTRASI. Paparan kinerja Pegadaian


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian optimistis, dengan potensi pertumbuhan bisnis tahun ini. Sejumlah strategi pun disiapkan untuk memuluskan target tersebut.

Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Pegadaian Teguh Wahyono bilang ada dua strategi utama yang disiapkan perusahaannya dalam menghadapi tahun 2018. Pertama adalah dengan memperluas jangkauan dan jenis layanan. Sementara yang kedua adalah meningkatkan kualitas layanan yang sudah ada.

Untuk perluasan jangkauan dan jenis layanan, dia bilang salah satu hal yang bakal dilakukan adalah dengan meluncurkan layanan aplikasi mobile. Sehingga berbagai layanan Pegadaian bisa diakses secara digital.

"Kami sudah mulai pilot project secara terbatas dan dalam waktu dekat akan kami luncurkan," kata dia, Kamis (15/3).

Hal lain yang bakal dilakukan adalah dengan menyiapkan produk-produk baru untuk bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, perseroan pun berencana untuk menambah lagi jumlah agen untuk menjadi perpanjangan tangan Pegadaian.

Sementara untuk strategi kedua akan dilakukan dengan digitalisasi bisnis proses sehingga bisa lebih cepat. Hal ini dinilai sesuai dengan tuntutan konsumen saat ini yang mengedepankan kecepatan. Selain itu, kenyamanan layanan dari outlet yang dimiliki juga bakal ditingkatkan.

Revitalisasi dari gudang dan logistik yang dimiliki Pegadaian juga menjadi agenda pada tahun ini.

Lewat strategi ini, Pegadaian berharap bisa membantu perolehan laba sebanyak Rp 2,7 triliun di tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu yang sebesar Rp 2,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×