kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.028   43,00   0,24%
  • IDX 5.920   -66,35   -1,11%
  • KOMPAS100 771   -10,72   -1,37%
  • LQ45 588   -6,98   -1,17%
  • ISSI 204   -2,14   -1,04%
  • IDX30 333   -3,75   -1,11%
  • IDXHIDIV20 412   -3,43   -0,82%
  • IDX80 88   -1,18   -1,32%
  • IDXV30 111   -1,21   -1,07%
  • IDXQ30 107   -0,95   -0,88%

Inilah 10 Unitlink Saham yang Mencetak Return Tertinggi per Juni 2026


Rabu, 08 Juli 2026 / 12:43 WIB
Inilah 10 Unitlink Saham yang Mencetak Return Tertinggi per Juni 2026
ILUSTRASI. Bayar Premi Ausransi Unitlink Melalui Kanal Digital (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja rata-rata return atau yield unitlink berbasis saham menjadi yang terkontraksi paling dalam. Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd), rata-rata return unitlink berbasis saham terkontraksi sebesar 13,39% per Juni 2026. 

Meski terkontraksi paling dalam, jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink saham yang berhasil mencetak return tertinggi per Juni 2026. Adapun 10 produk tersebut return-nya berada di atas rata-rata unitlink berbasis saham keseluruhan.

Pada posisi pertama diduduki oleh produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 72,88% per Juni 2026.

Baca Juga: Satgas PASTI Hentikan 951 Pinjol Ilegal dan 238 Investasi Ilegal per Juni 2026

Selanjutnya, posisi kedua ditempati produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - USD milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Adapun produk tersebut membukukan return sebesar 61,37% per Juni 2026. 

Pada posisi ketiga ditempati produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 46,69%.

Lebih lanjut, produk unitlink Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - USD milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia menduduki posisi keempat. Adapun produk tersebut memberikan imbal hasil sebesar 36,93% per Juni 2026.

Pada posisi kelima ditempati USD Prime Emerging Market Equity Fund milik PT AIA Financial, dengan return sebesar 34,48% per Juni 2026.

Selanjutnya, produk milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia, yakni Smartwealth Dollar Equity World Opportunities Funds US$, menempati posisi keenam. Produk itu memberikan return sebesar 32,92% per Juni 2026.

Sementara itu, pada posisi ketujuh ditempati produk Mandiri Golden Offshore USD milik PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), dengan imbal hasil sebesar 30,94% per Juni 2026. 

Posisi kedelapan ditempati produk unitlink saham milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), yakni PRUlink US Dollar Global Tech Equity Fund, dengan imbal hasil sebesar 27,70% per Juni 2026.

Selanjutnya, posisi kesembilan ditempati produk unitlink saham FWD USD Equity Plus Fund milik PT FWD Insurance Indonesia, dengan imbal hasil sebesar 26,43%.

Posisi kesepuluh ditempati produk Smartwealth Dollar Equity Global Artificial Intelligence Fund milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Adapun produk itu mencetak return sebesar 26,28% per Juni 2026.

Mengenai hal itu, Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menerangkan kinerja unitlink berbasis saham yang terkontraksi begitu dalam tak terlepas dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tertekan. Asal tahu saja, kinerja IHSG melemah sebesar 34,74% secara year to date (ytd) hingga akhir Juni 2026.

"Seiring IHSG yang masih dalam tekanan, kinerja unitlink saham juga negatif. Meski demikian, kinerja unitlink saham sedikit lebih baik dibanding reksadana saham dari sisi penurunan," katanya kepada Kontan, Selasa (7/7).

Lebih lanjut, Wawan memperkirakan kinerja unitlink berbasis saham masih akan sulit untuk terdongkrak positif ke depannya, karena kinerja pasar modal Indonesia yang belum menunjukkan penguatan signifikan. 

Jika ditelaah dari data Infovesta, rata-rata return unitlink berbasis saham per Juni 2026 kontraksinya makin dalam, dibandingkan posisi per Mei 2026 yang sebesar 8,76%.

Sementara itu, kinerja unitlink berbasis campuran juga terpuruk cukup dalam, dengan rata-rata return terkontraksi 8,93% per Juni 2026. Adapun unitlink pendapatan tetap rata-rata return-nya juga terkontraksi sebesar 1,64% per Juni 2026. Hanya unitlink berbasis pasar uang yang berhasil mencatatkan kinerja positif, dengan rata-rata return sebesar 1,58% per Juni 2026.

Baca Juga: OJK: Fasilitas Kredit Belum Ditarik Rp 2.575 Triliun Jadi Peluang Pertumbuhan Kredit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×