kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Inilah alasan Bank Permata batal mengakuisisi Muamalat


Kamis, 07 Juli 2011 / 20:43 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit menguat 2,13% ke level 4.945,79 pada Jumat (25/9). IHSG terdorong penguatan saham-saham big cap.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Setelah sekian lama menaksir-naksir Bank Muamalat Indonesia, akhirnya Bank Permata mengundurkan diri. Alasan utama PT Bank Permata Tbk (BNLI) mengundurkan diri dari proses akuisisi PT Bank Muamalat Indonesia karena Bank Permata mengaku ingin meninjau kembali nilai bisnis perusahaan tersebut.

"Kami mengundurkan diri dari akuisisi Bank Muamalat karena melihat beberapa faktor risiko tersebut di antaranya risiko management, risiko prospek bisnis, masalah governance dan masalah legal," kata Wakil Direktur Utama Bank Permata Herwidayatmo, Kamis (7/7).

Herwidayatmo mengakui, bank yang dipimpinnya tidak melakukan komunikasi yang baik dalam pembatalan akuisisi pioneer bank syariah tersebut, karena menurutnya kewajiban memberikan informasi kepada masyarakat itu jika bank Permata sudah memutuskan untuk mengakuisisi bank syariah tersebut.

Walau mundur dari Bank Muamalat, bank berkode saham BNLI masih terus mempertimbangkan pertumbuhan anorganik lainnya setelah batal memilih Bank Muamalat.

Informasi saja, sebelumnya ada beberapa bank yang berniat memiliki saham Muamalat. Di antaranya adalah PT Bank Mega Tbk (MEGA) dan Standard Chartered Bank yang merupakan pemilik sebagian saham BNLI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×