kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.163   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.529   -65,22   -0,86%
  • KOMPAS100 1.037   -13,01   -1,24%
  • LQ45 742   -14,09   -1,86%
  • ISSI 273   -2,22   -0,81%
  • IDX30 399   -3,00   -0,75%
  • IDXHIDIV20 485   -4,61   -0,94%
  • IDX80 116   -1,81   -1,54%
  • IDXV30 138   0,09   0,07%
  • IDXQ30 127   -1,53   -1,19%

Jalin Pembayaran Tingkatkan Keamanan Transaksi Pembayaran Berbasis Kartu


Rabu, 18 Januari 2023 / 16:43 WIB
Jalin Pembayaran Tingkatkan Keamanan Transaksi Pembayaran Berbasis Kartu
ILUSTRASI. PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) terus berupaya kualitas keamanannya yang sesuai standar internasional. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/hp.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) terus berupaya kualitas keamanannya yang sesuai standar internasional di tengah pesatnya pertumbuhan transaksi digital di Indonesia. 

Sebagai pemegang market share terbesar di kategori debit switch di Tanah Air, peningkatkan kualitas keamanan memang menjadi fokus Jalin dalam menjalankan bisnisnya. 

Direktur Jalin Pembayaran Nusantara Aries Barkah, mengatakan meskipun transaksi digital tumbuh tinggi, transaksi menggunakan kartu seperti di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) maupun pembayaran debit di mesin Electronic Data Capture (EDC) masih tetap tinggi.

Baca Juga: Komitmen Nyata Transformasi Holding BUMN Danareksa Dorong Peran Perempuan dalam BUMN

"Data Bank Indonesia (BI) tahun 2022, volume transaksi dalam negeri di layanan ATM dan Mobile Banking mencapai 2,85 miliar transaksi per tahun dan volume transaksi debit mencapai 235 juta transaksi per tahun. Hal ini mendorong kami untuk terus meningkatkan keamanan dan kenyamanan nasabah bank member Jalin dalam bertransaksi berbasis kartu,” ujar Aries dalam keterangan resminya, Rabu (18/1).

Adapun per September 2022 nilai transaksi kartu debit mencapai Rp 657,97 triliun, lebih tinggi 3,21% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara volume transaksi mencapai 640,41 juta kali atau naik 5,37% secara tahunan.

Aries bilang, angka itu menunjukkan masih adanya kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi secara langsung di mesin ATM maupun EDC seiring dengan mulai kembalinya mobilisasi masyarakat pasca pandemi.

Saat ini, Jalin juga sedang mengembangkan layanan Virtual ATM dan Third Party Processor (TPP) untuk melengkapi pilihan transaksi digital masyarakat. 

Dia menambahkan, berbagai sertifikasi telah diperoleh Jalin dalam memenuhi standar-standar nasional dan global industri pembayaran, serta mendukung rencana ekspansi perusahaan lewat layanan TPP yang saat ini telah menggandeng global principal seperti MasterCard dan Visa Inc., dan nantinya diperluas ke JCB International hingga China UnionPay.

Terbaru, perusahaan berhasil meraih sertifikasi internasional Payment Card Industry Data Security Standard (PCI-DSS) versi 3.2.1 dan Payment Card Industry Personal Identification Number (PCI-PIN) versi 3.1 dari Network Intelligence Pvt. Ltd, lembaga cybersecurity global yang jadi salah satu standar asesor pada industri pembayaran. 

Baca Juga: Jalin Pembayaran Gandeng Bank DKI, Hadirkan Layanan Digital

Asesmen yang dilakukan langsung oleh Qualified Security Assessor (QSA) adalah memastikan sistem infrastruktur yang Jalin gunakan telah memenuhi kriteria keamanan tertinggi, serta meminimalisir risiko celah keamanan sistem informasi pada semua aktivitas operasional transaksi harian yang dilakukan oleh Perusahaan.

Dengan kedua sertifikasi itu maka akan meningkatkan keamanan nasabah bank dalam bertransaksi menggunakan kartu ATM/Debit. Lebih jauh Aries menjelaskan, sertifikasi PCI-DSS versi 3.2.1 mengevaluasi efektivitas implementasi proses dan kontrol Jalin selaku penyedia infrastruktur pembayaran melalui 12 persyaratan asesmen yang end-to-end. 

Sementara PCI-PIN terbaru versi 3.1 mengevaluasi keamanan sistem nomor identifikasi pribadi atau PIN berbasis kartu secara ketat melalui 33 kriteria pengujian. Langkah ini Jalin ambil untuk melengkapi sertifikasi ISO 27001:2013 yang telah diraih oleh Perusahaan sejak tahun 2018 dan memenuhi kepatuhan Audit Teknologi Informasi (TI) secara periodik sesuai Peraturan Bank Indonesia.

“Ini menjadi langkah kami dalam menjaga kepercayaan 40 member bank yang tergabung dalam jaringan Link khususnya untuk layanan ATM dan Debit Link. Dengan diraihnya sertifikasi ini, Jalin berupaya mengurangi potensi fraud maupun kebocoran data yang senantiasa menjadi perhatian utama kami,” pungkas Aries.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×