kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jamkrindo Syariah bidik penjaminan Rp 13,5 triliun tahun ini


Rabu, 28 Maret 2018 / 16:23 WIB
ILUSTRASI. PT Penjaminan Jamkrindo Syariah atau biasa disebut Jamsyar


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Penjaminan Jamkrindo Syariah optimistis bisa melanjutkan kinerja positif di tahun ini. Perseroan ini memproyeksikan volume penjaminan di tahun ini bisa mencapai Rp 13,5 triliun.

Plt Direktur Utama Jamkrindo Syariah Gatot Suprabowo mengatakan, sepanjang tahun lalu perusahaannya menutup volume penjaminan sebesar Rp 12,2 triliun. Dengan demikian, Jamkrindo Syariah membidik kenaikan sebesar 10,65% secara year on year (yoy) tahun ini. Sementara, di akhir kuartal I-2018, Gatot menyebut volume penjaminan telah mencapai Rp 3,4 triliun.

"Kami masih optimistis di tahun ini masih banyak potensi mitra untuk kerjasama. Industri keuangan syariah ini masih sangat luas," kata Gatot di Jakarta, Rabu (26/3).

Adapun sampai tahun 2017, Jamkrindo Syariah memiliki total aset Rp 469 miliar. Nominal tersebut tumbuh signifikan sebesar 132% jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2016.

Untuk mendongkrak kinerja, selain meningkatkan bisnis dari mitra eksisting sebelumnya, Jamkrindo Syariah juga masih akan gencar menggaet mitra baru industri keuangan syariah untuk menjalin kesepakatan bisnis.

Seperti misalnya, hari ini (28/3), Jamkrindo Syariah bekerjasama dengan PT Radana Bhaskara Finance Tbk untuk menjamin kredit bisnis yang disalurkan oleh Radana seperti pembiayaan investasi, multiguna dan modal kerja yang akan berlangsung selama dua tahun.

"Saya belum bisa menyebutkan kerjasama yang baru. Tapi, pasar yang akan kita sasar ke depan masih dari industri syariah baik perbankan, maupun non bank syariah," ujar Gatot

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×