kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jamkrindo dominasi aset industri penjaminan


Jumat, 23 Maret 2018 / 18:16 WIB
ILUSTRASI. PT Penjaminan Jamkrindo Syariah atau biasa disebut Jamsyar


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aset dari pelaku usaha penjaminan kredit terus mengalami peningkatan. Perusahaan pelat merah menguasai sektor bisnis ini.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Januari 2018, aset yang dimiliki industri penjaminan mencapai angka Rp 17,84 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan 15,84% dari posisi pada periode yang sama di 2017 yang sebesar Rp 15,4 triliun.

Nah dari aset yang dimiliki per Januari 2018, Perum Jamkrindo yang merupakan satu-satunya pemain dari kalangan BUMN punya aset terbesar. Jumlahnya tercatat sebesar Rp 14,69 triliun.

Sementara dua pemain swasta konvensional punya aset sebanyak Rp 161 miliar. Lalu aset dari dua perusahaan penjaminan swasta syariah tercatat sebesar Rp 872 miliar.

Sementara untuk perusahaan penjaminan kredit daerah alias Jamkrida, secara keseluruhan mengantongi aset sebesar Rp 2,1 triliun per Januari kemarin. Aset sebesar itu dimiliki oleh 18 pemain.

Sebelumnya Bambang W. Budiawan, Kepala Departemen Pengawas IKNB II OJK bilang pertumbuhan pemain Jamkrida memang agak tersendat. Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor.

Di antaranya adalah soal ketersedian peraturan daerah yang memadai hingga keseriusan dari pemerintah setempat untuk mendirikan Jamkrida. "Ke depan OJK di daerah akan makin mendorong pemerintah daerah untuk membentuk Jamkrida," katanya.

Sementara dari sisi permodalan, ia menilai angka minimal sebesar Rp 25 miliar bukanlah syarat yang memberatkan. Di sisi lain, manfaat yang bisa didapat dinilai besar untuk mendorong perekonomian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×