Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menyatakan perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini masih dapat dikelola dengan baik oleh perusahaan melalui diversifikasi portofolio dan penguatan bisnis pada segmen yang memiliki prospek pertumbuhan positif.
Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat premi asuransi umum dan reasuransi mencapai Rp 53,43 triliun per April 2026 atau mengalami penurunan sebesar 4,32% secara tahunan (year on year/yoy).
Sekretaris Perusahaan Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, penurunan premi industri tersebut merupakan bagian dari dinamika ekonomi global dan aktivitas bisnis di sejumlah sektor.
Baca Juga: Perluas Akses Asuransi, Zurich dan Home Credit Jalin Kerja Sama Strategis
“Kami melihat penurunan premi industri asuransi umum dan reasuransi sebesar 4,32% per April 2026 sebagai bagian dari dinamika ekonomi global dan aktivitas bisnis di beberapa sektor,” ujar Brellian kepada Kontan, Jumat (12/6/2026).
Brellian menilai fundamental industri asuransi umum dan reasuransi masih cukup baik. Hal itu tercermin dari pertumbuhan laba yang didukung oleh pengelolaan risiko yang lebih prudent, perbaikan hasil investasi, serta kualitas underwriting yang semakin terjaga.
Dari sisi perusahaan, Jasindo berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan premi dan kualitas portofolio bisnis melalui penerapan underwriting yang disiplin serta pengelolaan risiko yang optimal.
"Karena itu, fokus kami tidak semata pada volume premi, tetapi juga pada keberlanjutan profitabilitas dan kualitas bisnis dalam jangka panjang," lanjutnya.
Perlambatan ekonomi memang dapat memberikan tantangan bagi industri asuransi. Brellian bilang, dampaknya terhadap Jasindo masih dapat dikelola dengan baik melalui diversifikasi portofolio dan penguatan bisnis pada segmen-segmen yang memiliki prospek pertumbuhan positif, baik di sektor korporasi maupun ritel.
Baca Juga: BI Rate Naik Jadi 5,50%, Krom Bank Fokus Jaga Likuiditas dan Efisiensi Dana
Untuk menjaga pertumbuhan hingga akhir tahun, Jasindo akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dan pemangku kepentingan. Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan pengembangan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar serta meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.
Di saat yang sama, Jasindo memperkuat upaya literasi dan inklusi asuransi guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan risiko sekaligus memperluas akses terhadap produk dan layanan asuransi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













