kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

KB Bank Dorong Pemanfaatan AI untuk Percepat Transformasi Digital


Selasa, 06 Oktober 2026 / 17:11 WIB
KB Bank Dorong Pemanfaatan AI untuk Percepat Transformasi Digital
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah KB Bank (KONTAN/Nurtiandriyani Simamora)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk atau KB Bank terus memperluas pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam pengembangan aplikasi. Perseroan bahkan membentuk task force khusus untuk mengembangkan aplikasi berbasis AI guna mempercepat proses pengembangan teknologi.

Direktur IT (Technology and Operations) KB Bank Yungki Prabowo mengatakan, pemanfaatan AI di KB Bank tidak hanya sebatas menyematkan fitur AI pada layanan yang sudah ada. Perseroan justru menggunakannya untuk mempercepat proses pengembangan aplikasi.

Menurut Yungki, perkembangan teknologi AI saat ini membuat proses pengembangan aplikasi menjadi jauh lebih cepat dibandingkan metode pemrograman tradisional.

"Dengan perkembangan AI sekarang itu, mendevelop suatu aplikasi tuh jauh lebih cepat," kata Yungki saat berbincang dengan kontan beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, jika sebelumnya pengembangan aplikasi secara tradisional membutuhkan waktu setidaknya tiga hingga empat bulan, kini KB Bank dapat menyelesaikannya hanya dalam hitungan minggu dengan bantuan AI.

"Jadi kita develop itu cuma dalam hitungan minggu. Di mana kalau tradisional coding itu, paling enggak tiga bulan, empat bulan. Ini dalam minggu," ujarnya.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI tersebut, KB Bank membentuk sebuah unit task force yang secara khusus mengembangkan aplikasi dengan bantuan AI.

Unit tersebut saat ini terdiri dari empat orang, yakni satu orang head dan tiga orang yang berperan sebagai prompt engineer.

Baca Juga: Investasi IT KB Bank Rp200 Miliar pada 2026, Realisasi Baru Mencapai 50%-60%

Menurut Yungki, peran prompt engineer berbeda dengan developer konvensional. Tim tersebut bertugas menyusun instruksi atau prompt untuk membantu AI menghasilkan aplikasi sesuai kebutuhan.

"Ini sekarang bukan developer, kita ngomongin prompter. Prompt engineer. Nah, ini menjahit, tukang jahitnya. Buat aplikasi, dia buatin," jelas Yungki.

Pemanfaatan AI tersebut mulai menunjukkan hasil. Dalam waktu sekitar tiga bulan, KB Bank telah mendeliver 10 aplikasi yang dikembangkan melalui pendekatan tersebut.

Yungki mengatakan, pengembangan aplikasi dilakukan tidak hanya pada aplikasi utama, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan pendukung di lingkungan teknologi KB Bank.

"Jadi, sekarang dalam tiga bulan itu, yang sudah dideliver itu ada 10 aplikasi," ungkapnya.

Kecepatan pengembangan tersebut menjadi salah satu manfaat utama yang dirasakan KB Bank dari penggunaan AI. Dengan bantuan AI, proses yang sebelumnya membutuhkan waktu berbulan-bulan dapat dipangkas menjadi beberapa minggu.

Selain pengembangan aplikasi, tim juga membangun berbagai komponen pendukung, termasuk proses dan aspek keamanan yang dibutuhkan agar aplikasi dapat digunakan di lingkungan perbankan.

Baca Juga: Transaksi KB Starbiz milik KB Bank Tumbuh Lebih dari 50% hingga Agustus 2026

Yungki mengatakan, KB Bank juga memperhatikan aspek keamanan dalam pemanfaatan AI. Salah satunya dengan menjaga agar data yang digunakan dalam proses pengembangan tidak dibagikan ke layanan cloud.

"Semua data juga nggak ada di cloud, di local. Jadi kita nggak share-share data ke cloud," kata dia.

Menurut Yungki, pendekatan tersebut memungkinkan proses pengembangan aplikasi tetap berlangsung cepat dengan tetap mempertimbangkan keamanan data.

Di sisi lain, KB Bank juga tengah mendorong edukasi pemanfaatan AI kepada tim teknologi secara lebih luas.

Yungki mengatakan, dirinya tidak ingin pemanfaatan AI hanya dikuasai oleh unit khusus. Karena itu, pengetahuan mengenai teknologi tersebut juga terus dibagikan kepada karyawan di divisi teknologi.

"Saya juga ngajarin ke semua orang, karena ilmu itu jangan dilipat sendiri. Saya ngajarin ke semua teman-teman di teknologi," ujarnya.

Dengan demikian, pemanfaatan AI di KB Bank tidak hanya bertumpu pada empat anggota task force. Tim teknologi secara lebih luas juga mulai mendapatkan edukasi agar dapat memanfaatkan AI dalam proses pengembangan dan pekerjaan sehari-hari.

Yungki menilai, pendekatan tersebut penting agar kemampuan memanfaatkan AI dapat berkembang di lingkungan teknologi KB Bank dan mendukung percepatan transformasi digital perseroan.

Baca Juga: Ancaman Cyber Fraud Meningkat, KB Bank Perkuat Sistem Keamanan Siber

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×