kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Kebutuhan dana meningkat kala pandemi, klaim surrender asuransi jiwa jadi pilihan


Senin, 20 September 2021 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas telemarketer di kantor telesales BNI Life Jakarta, Rabu (14/4). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/14/04/2021.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Hingga semester pertama kemarin, Generali telah mencatat pendapatan premi sebesar Rp. 1,4 triliun atau tumbuh 22% yoy dan RBC Generali tercatat sebesar 355% lebih tinggi dari batas minum pemerintah sebesar 120%

Sedikit berbeda, BRI Life justru membukukan penurunan klaim surrender pada Agustus 2021 sekitar 3% yoy menjadi Rp 441,7 miliar. Klaim tersebut berasal dari produk unitlink dan produk tradisional dengan kontribusi yang setara.

Hanya saja, Direktur BRI Life Iwan Pasila tak menampik bahwa meningkatnya kebutuhan dana dari masyarakat khususnya selama masa pandemi ini menjadi pemicu klaim surrender yang bisa terus meningkat. 

Bahkan, Iwan melihat pengajuan nilai tebus ke depan ada kemungkinan masih akan tinggi karena kebutuhan ekonomi masyarakat di masa pandemi seperti ini.

Selanjutnya: Jasindo siapkan proteksi asuransi bagi pekerja migran Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×