kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   0,00   0,00%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kehadiran transportasi online gerus pembiayaan mobil multifinance


Senin, 24 Juni 2019 / 20:36 WIB
Kehadiran transportasi online gerus pembiayaan mobil multifinance


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kehadiran transportasi online diperkirakan memberi dampak pada penurunan penjualan mobil baru pada 2019. Penurunan penjualan kendaraan bermotor tersebut juga mempengaruhi industri multifinance, khususnya pembiayaan mobil baru.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno membenarkannya, bahwa kehadiran transportasi online melalui layanan antar dengan mobil pribadi telah menjadi salah satu penyebab penurunan penjualan mobil baru.

“Sekarang tidak punya mobil tidak apa-apa, karena sudah ada mobil online yang lebih efisien karena tidak perlu bayar supir dan parkir yang mahal. Ini yang menjadi menjadi salah satu penyebab penjualan mobil turun,” kata Suwandi di Jakarta, Senin (24/6).

Namun untuk berapa besar dampak kehadiran transportasi online terhadap penjualan mobil, Suwandi mengaku belum punya datanya. Tapi, dampak layanan transportasi online tersebut diakui Suwandi telah dirasakan para pemain multifinance lain.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), sampai Mei 2019, total penjualan mobil mencapai atau turun 14,7% dari periode yang sama tahun lalu yakni 422.038 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×