kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Kinerja Asuransi Jiwa Belum Pulih, Premi Turun Jadi Rp 163 Triliun per November 2025


Minggu, 11 Januari 2026 / 20:15 WIB
Kinerja Asuransi Jiwa Belum Pulih, Premi Turun Jadi Rp 163 Triliun per November 2025
ILUSTRASI. Suasana di Kantor Pusat Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (KONTAN/Baihaki). Kinerja industri asuransi jiwa masih menunjukkan tekanan hingga November 2025, seiring belum pulihnya pertumbuhan pendapatan premi.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri asuransi jiwa masih menunjukkan tekanan hingga November 2025, seiring belum pulihnya pertumbuhan pendapatan premi di segmen tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono melaporkan bahwa pendapatan premi asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 163,88 triliun per November 2025.

Nilai ini masih mengalami kontraksi sebesar 0,75% secara tahunan (year on year/YoY).

Baca Juga: OJK Mewajibkan Perusahaan Asuransi Sediakan Produk Kesehatan Tanpa Pembagian Risiko

Tekanan pada premi asuransi jiwa tersebut berlanjut setelah pada bulan sebelumnya, Oktober 2025, premi jiwa tercatat sebesar Rp 148,86 triliun atau terkontraksi 1,11% YoY.

Meski demikian, dari sisi permodalan, industri asuransi jiwa masih berada dalam kondisi yang solid. Ogi menyebutkan, risk-based capital (RBC) asuransi jiwa secara agregat mencapai 488,69% per November 2025. 

“RBC tersebut masih jauh di atas threshold 120%,” ujar Ogi dalam paparan RDKB OJK, Jumat (9/1/2026).

Di sisi lain, pendapatan premi asuransi umum dan reasuransi masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 1,88% YoY dengan nilai mencapai Rp 134 triliun per November 2025.

Baca Juga: OJK Catat Premi Asuransi Kesehatan Jiwa Capai Rp 30,84 Triliun hingga November 2025

Dengan demikian, total pendapatan premi asuransi komersial secara keseluruhan mencapai Rp 297,88 triliun, tumbuh 0,41% YoY.

Sebagai informasi, OJK mencatat total aset industri asuransi mencapai Rp 1.194,06 triliun per November 2025, tumbuh 5,96% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×