kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.955   31,00   0,17%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Kinerja BSI Semester I/2024 Tumbuh Positif, Laba Bersih Naik 20,2%


Senin, 02 September 2024 / 06:10 WIB
Kinerja BSI Semester I/2024 Tumbuh Positif, Laba Bersih Naik 20,2%
ILUSTRASI. Layanan Akhir Tahun:Teller menghitung uang di Kantor Cabang BSI KC Mayestik, Jakarta Selatan, Kamis (28/12/2023). Selama periode 23 Desember 2023 - 1 Januari 2024, sebanyak 484 kantor cabang BSI tetap akan beroperasi secara terbatas mulai pukul 08.00-14.00 waktu setempat. KONTAN/Baihaki/28/12/2023


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI kembali mencatatkan kinerja yang positif sepanjang semester I/2024.

Bank syariah terbesar di Indonesia ini berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 20,2% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di KONTAN pada 2 September 2024, BSI berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 3,39 triliun. Sebagai perbandingan, laba bersih pada periode yang sama tahun lalu adalah Rp 2,82 triliun.

Baca Juga: BSI Gandeng Komunitas Pengusaha TDA Luncurkan Kartu Co-Branding

Meskipun berada dalam era suku bunga tinggi, anak usaha dari PT Bank Mandiri Tbk ini tetap berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan setelah distribusi bagi hasil, yang naik sebesar 2,81% yoy menjadi Rp 8,78 triliun.

Namun, peningkatan bagi hasil untuk pemilik dana investasi juga tidak terelakkan, dengan kenaikan sekitar 39,35% yoy menjadi Rp 3,86 triliun.

Di sisi lain, kinerja positif BSI juga didukung oleh penurunan beban operasional. Beban operasional BSI turun dari Rp 4,80 triliun pada semester I/2023 menjadi Rp 4,28 triliun di semester I/2024.

Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan biaya pencadangan yang dilakukan BSI, dari Rp 1,68 triliun menjadi Rp 1,13 triliun dalam enam bulan pertama tahun ini.

Baca Juga: BSI Perluas Jaringan Layanan Gadai Emas Lewat BSI Agen

Dalam hal fungsi intermediasi, BSI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 256,77 triliun sepanjang semester I/2024, meningkat dari Rp 221,9 triliun pada semester I/2023.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI juga menunjukkan peningkatan, dengan total simpanan sebesar Rp 296,69 triliun pada semester I/2024, naik dari Rp 252,52 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan kinerja ini juga disertai dengan perbaikan dalam beberapa rasio keuangan, termasuk kualitas pembiayaan. Rasio Non-Performing Financing (NPF) gross BSI turun dari 2,31% menjadi 1,99%.

Meskipun kinerja saham BSI mengalami penurunan 1,85% dalam sepekan terakhir, menjadi Rp 2.650 per saham, secara year to date, saham BSI telah naik 52,30%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×