kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kredit mikro tumbuh kencang, Bank Mandiri hati-hati salurkan kredit UKM


Selasa, 17 Juli 2018 / 22:55 WIB
ILUSTRASI. kredit usaha rakyat (KUR) Bank Mandiri


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk mencatat sampai Juni 2018 realisasi kredit mikro tumbuh 20% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Donsuwan Simatupang Pejabat Eksekutif bidang Retail Banking Bank Mandiri mengatakan, kredit mikro merupakan salah satu penopang kredit ritel bank.

"Meskipun kredit mikro tumbuh kencang, namun bank lebih berhati hati dengan penyaluran kredit UKM," kata Donsuwan, Senin (16/7).

Kenaikan kredit mikro ini salah satunya dikontribusikan dari penyaluran KUR pemerintah. Seperti diketahui, KUR pemerintah pada 2018 ini mempunyai bunga cukup rendah 7%.

Sehingga beberapa debitur mikro swasta menurut Donsuwan ada yang pindah ke Bank Mandiri untuk kredit mikro.

Sampai Juni 2018 Bank Mandiri tercatat telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) mencapai Rp 8,52 triliun.

Donsuwan bilang penyaluran KUR ini ini telah dilakukan kepada 129.000 debitur.

"Dari nilai tersebut, penyaluran ke sektor produktif telah mencapai 41 % dari total penyaluran atau sebesar Rp 3,30 triliun," kata Donsuwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×