kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Kredit UMKM Masih Stagnan di Kuartal I-2026


Senin, 27 April 2026 / 13:20 WIB
Kredit UMKM Masih Stagnan di Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Pertumbuhan kredit UMKM kuartal 1 2026 hanya 0,1%,


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kredit di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih stagnan pada kuartal I-2026, jauh dari target pertumbuhan 7%–9% yang dipatok regulator untuk tahun ini. 

Data sementara Bank Indonesia (BI) mencatat kredit UMKM per Maret 2026 tumbuh tipis 0,1% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 1.498,4 triliun. Capaian ini memang cenderung lebih baik ketimbang kontraksi 0,6% yoy pada bulan sebelumnya. 

Berdasarkan skala usahanya, kredit di sektor usaha mikro relatif mampu bertahan dengan catatan pertumbuhan 0,2% yoy menjadi Rp 659,5 triliun, meski tetap saja melambat ketimbang pertumbuhan 0,1% yoy pada bulan sebelumnya. 

Baca Juga: Kredit Konsumsi Melambat Lagi pada Kuartal I-2026

Kredit di sektor usaha menengah juga berhasil membalik keadaan meski terbatas, dengan catatan pertumbuhan 0,9% yoy menjadi Rp 336,4 triliun. Pada bulan sebelumnya, kredit di skala usaha ini masih terkontraksi 0,4% yoy. 

Sementara itu, kredit di usaha kecil masih mencatatkan kontraksi sebesar 0,5% yoy menjadi Rp 502,5 triliun. Meski masih minus, catatan ini juga lebih baik ketimbang kontraksi 1,5% yoy pada bulan sebelumnya. 

Berdasarkan jenisnya, kredit investasi UMKM berhasil melanjuti pertumbuhan menjadi 9,6% yoy menjadi Rp 492,1 triliun, dari bulan sebelumnya tumbuh 9,6% yoy. Sementara kredit modal kerja UMKM turun hingga 4% yoy menjadi Rp 1.004,5 triliun, relatif lebih baik dari koreksi 4,9% yoy. 

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi pertumbuhan kredit UMKM bisa mencapai 7%–9% yoy hingga akhir tahun 2026 nanti. OJK melihat proyeksi ini sejalan dengan meningkatnya keyakinan konsumen, prospek pertumbuhan ekonomi nasional, serta penguatan pembiayaan UMKM yang terus didorong OJK dan pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×