kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kuartal I, aset BNI Syariah tumbuh 28,8%


Minggu, 08 April 2018 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah Bank BNI Syariah


Reporter: Yoliawan H | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis pertumbuhan aset perbankan syariah dapat tembus hingga 17% year on year (yoy) di tahun 2018 ini. Pertumbuhan ini dirasa akan tercapai jika melihat perkembangan bank syariah saat ini.

Tengok saja PT Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah). Bank umum syariah milik induk PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) ini hingga kuartal I 2018 aset sudah tumbuh hingga 28,8% yoy menjadi Rp 38,45 triliun.

“Pertumbuhan aset yang tinggi ini terutama didorong oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 27,7% yoy dengan pertumbuhan tertinggi ada pada giro dan tabungan masing-masing 33% yoy dan 29.6% yoy,” jelas Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis BNI Syariah kepada Kontan.co.id, Minggu (8/4).

Menurutnya, tahun ini pihaknya mengejar target pertumbuhan Rp 38 triliun atau 10% hingga 11% dari target Desember 2017.

Sejauh ini pertumbuhan aset sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan namun pihaknya akan terus mendorong hingga sesuai target. “Masih kurang sedikit lagi. Sekarang fokusnya agar aset-aset tersebut lebih produktif menghasilkan revenue,” tutup Dhias.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×