kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.535   35,00   0,20%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laba Bersih Adira Finance Melejit 26% Jadi Rp 484 Miliar pada Kuartal I-2026


Senin, 04 Mei 2026 / 05:47 WIB
 Laba Bersih Adira Finance Melejit 26% Jadi Rp 484 Miliar pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Adira Finance catatkan laba bersih Rp 484 miliar di kuartal I-2026, naik 26% secara tahunan.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatatkan kinerja positif pada awal tahun 2026.

Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengungkapkan, Adira Finance berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 484 miliar pada kuartal I-2026.

"Nilainya tumbuh 26%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga: Laba Ciputra Life Naik 4,6%, Ini Strategi yang Jadi Andalan Sepanjang Tahun Ini

Selain itu, total pendapatan Adira Finance meningkat 7% secara Year on Year (YoY), menjadi Rp 3,2 triliun pada kuartal I-2026.

Adapun beban penyisihan penurunan nilai tercatat menurun 7% YoY, menjadi Rp 635 miliar pada kuartal I-2026.

Gani menyebut, hal itu sejalan dengan pengelolaan risiko yang tetap disiplin dan kualitas portofolio yang terjaga.

Secara keseluruhan, Gani mengatakan beban usaha masih meningkat, tetapi dengan laju yang lebih terkendali. Dia menyampaikan bahwa kinerja positif itu mencerminkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengelolaan risiko yang prudent.

"Dengan demikian, mampu mendorong peningkatan profitabilitas dengan kualitas aset yang tetap terjaga," ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Gani menerangkan terjaganya kualitas aset tersebut tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) gross konsolidasian yang menurun menjadi 1,9% per Maret 2026, dibandingkan 2,3% pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Ke depan, dia menyebut Adira Finance akan terus menjaga momentum pertumbuhan melalui penguatan kualitas portofolio, penguatan hubungan dengan pelanggan dan mitra bisnis, peningkatan produktivitas di seluruh lini bisnis.

"Ditambah, menerapkan disiplin biaya yang konsisten guna menjaga profitabilitas dan memperkuat daya tahan usaha," pungkas Gani. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×