Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menerapkan sejumlah strategi guna meningkatkan laba hingga akhir tahun ini.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi di situs resmi, Ciputra Life mencatatkan laba setelah pajak sebesar Rp 14,42 miliar pada kuartal I-2026. Nilainya meningkat 4,64%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.
Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto mengatakan perusahaan terus berfokus pada optimalisasi bisnis existing, seperti lini asuransi jiwa kredit dan perluasan pasar segmen corporate solution untuk mendongkrak perolehan pendapatan premi secara berkelanjutan dan terukur.
Selain itu, dia menyebut perusahaan akan tetap menjaga portofolio investasi untuk memaksimalkan investment yield atau imbal hasil investasi.
Baca Juga: Implementasi PSAK 117 Berat Diimplementasikan, Asuransi Kecil Paling Tertekan
"Kombinasi antara pertumbuhan top line dari premi dan solidnya hasil investasi diproyeksikan akan menjadi sinyal positif dalam memperkuat laba bersih perusahaan," katanya kepada Kontan, Kamis (30/4/2026).
Sementara itu, Listianawati mengungkapkan pihaknya juga mewaspadai sejumlah faktor yang dapat memengaruhi perolehan laba tahun ini.
Dia mengatakan Ciputra Life senantiasa memantau dampak kondisi makro ekonomi terhadap daya beli masyarakat, khususnya untuk keputusan konsumsi jangka panjang yang terkait dengan permintaan perlindungan asuransi.
Ciputra Life juga akan terus melakukan evaluasi secara berkala, tetap adaptif, serta prudent dalam melihat volatilitas pasar keuangan, khususnya fluktuasi suku bunga yang dapat memengaruhi yield dari portofolio investasi.
"Dengan upaya itu, kami dapat memenuhi kewajiban perusahaan secara keberlanjutan, terlebih kepada pemegang polis dan memastikan stabilitas perusahaan jangka panjang," kata Listianawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













