kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.704.000   -3.000   -0,18%
  • USD/IDR 16.310   25,00   0,15%
  • IDX 6.803   14,96   0,22%
  • KOMPAS100 1.005   -3,16   -0,31%
  • LQ45 777   -4,08   -0,52%
  • ISSI 212   1,22   0,58%
  • IDX30 402   -2,62   -0,65%
  • IDXHIDIV20 484   -3,58   -0,73%
  • IDX80 114   -0,52   -0,46%
  • IDXV30 119   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 132   -0,40   -0,30%

Laba Bersih BTPN Syariah (BTPS) Merosot 37,8% Jadi Rp 264 Miliar pada Kuartal I-2024


Senin, 29 April 2024 / 12:15 WIB
Laba Bersih BTPN Syariah (BTPS) Merosot 37,8% Jadi Rp 264 Miliar pada Kuartal I-2024
ILUSTRASI. Kinerja BTPN Syariah (BTPS) kurang menggembirakan di kuartal I-2024


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mencatatkan penurunan performa kinerja pada periode tiga bulan pertama tahun 2024.

Hal ini tercermin dari kinerja laba bersih yang merosot 37,84% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 264 miliar pada Kuartal I-2024. Sebelumnya BTPS mencatatkan laba bersih Rp 424,72 miliar pada Kuartal I-2023.

Penurunan kinerja laba bersih yang merosot ini disebabkan pendapatan margin bagi hasil BTPN Syariah yang menurun tipis sebesar 2% yoy dari Rp 1,27 triliun menjadi Rp 1,24 triliun pada Kuartal I-2024.

Di sisi lain, beban operasional BTPN Syariah terlihat membengkak 24,82% yoy dari Rp 730,82 miliar menjadi Rp 912,23 miliar pada Kuartal I-2024. Alhasil rasio Beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) terlihat meningkat dari 61,49% menjadi 76,21% per 31 Maret 2024.

Sejalan dengan itu pencadangan BTPN Syariah terlihat ikut menebal, hal ini diiringi dengan rasio cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang naik dari 3,64% menjadi 5,51% per 31 Maret 2024.

Dari sisi fungsi intermediasi, BTPN Syariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 10,88 triliun pada Kuartal I-2024, jumlah ini menurun 4,47% yoy dari sebelumnya Rp 11,39 triliun pada Kuartal I-2023.

Di sisi lain rasio kualitas aset atau non performing loan (NPL) terlihat membaik dari 3% menjadi 2,97% per 31 Maret 2024.

Dari sisi pendanaan, BTPN Syariah meraup dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 11,74 triliun pada Kuartal I-2024, menurun 3,32% yoy dari tahun lalu yang sebesar Rp 12,14 triliun.

Alhasil, penurunan pembiayaan dan DPK turut membuat total aset BTPN Syariah merosot tipis 1,1% yoy menjadi Rp 21,19 triliun pada Kuartal I-2024, dari sebelumnya Rp 21,44 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×