kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Laba BTN Syariah Melonjak 31.7% pada Semester I-2024


Kamis, 25 Juli 2024 / 18:04 WIB
Laba BTN Syariah Melonjak 31.7% pada Semester I-2024
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Bank BTN Syariah di Jakarta, Selasa (2/7/2024). Bank Indonesia mencatat pembiayaan perbankan syariah pada bulan Mei 2024 tumbuh mencapai 14,07% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pembiayaan konvensional yang tumbuh 12,15%. Pertumbuhan tersebut mencerminkan potensi besar sektor perbankan syariah di Indonesia. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara Tbk atau BTN Syariah mencatatkan kinerja cemerlang pada semester I-2024.

Laba bersih BTN Syariah melonjak mencapai 31,7% yoy menjadi Rp370 miliar pada semester I-2024 dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp281 miliar.

Capaian positif BTN Syariah tersebut didukung pertumbuhan bisnis yang stabil. Pada semester I-2024, pembiayaan syariah tercatat tumbuh sekitar 22% yoy menjadi Rp41 triliun dibandingkan akhir Juni 2023 sebesar Rp34 triliun. 

Baca Juga: BTN Bukukan Laba Bersih Senilai Rp 1,5 Triliun Pada Semester I-2024

Sementara total DPK yang berhasil dihimpun BTN Syariah sepanjang semester I-2024 mencapai Rp46 triliun atau  tumbuh 32% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp35 triliun. 

Seiring dengan capaian tersebut, aset BTN Syariah berhasil tumbuh 20% yoy menjadi Rp56 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp46 triliun.

Adapun induknya, BTN mencatatkan pertumbuhan laba bersih 1,8% you menjadi Rp 1,5 triliun per semester I-2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×