kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Laba Permata Bank (BNLI) Tumbuh Tipis pada Kuartal I-2023


Rabu, 03 Mei 2023 / 10:19 WIB
Laba Permata Bank (BNLI) Tumbuh Tipis pada Kuartal I-2023
Suasana aktivitas nasabah di kantor cabang Bank Permata Jakarta, Jumat (29/4). Laba Permata Bank (BNLI) Tumbuh Tipis pada Kuartal I-2023.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) membukukan laba bersih sebesar Rp 755,94 miliar pada kuartal I/2023. Laba BNLI tersebut tumbuh tipis 0,74% secara tahunan atau year on year (yoy).

Kenaikan laba Bank Permata didorong oleh pendapatan bunga bersih (net interest margin/NII) yang tumbuh 20,77% secara yoy menjadi Rp 2,5 triliun pada kuartal I/2023. Pendapatan berbasis komisi atau fee based income juga naik 6,72% yoy menjadi Rp 432,11 miliar.

Selain itu, BNLI mencatatkan kenaikan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp 523,8 miliar per kuartal I/2023 dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 442 miliar. 

Baca Juga: Berharap Stabilitas Rupiah dari Dedolarisasi

Sehingga jumlah pendapatan operasional yang diperoleh pada kuartal pertama tahun 2023 mencapai Rp 2,93 triliun, naik 21,07% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,42 triliun.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BNLI susut 0,77% menjadi Rp 119,70 triliun pada kuartal I/2023. Sementara total aset BNLI naik 4,89% yoy menjadi Rp 252,66 triliun.

 

Di sisi lain, BNLI mencatatkan sejumlah kerugian. Di antaranya kerugian penurunan nilai aset keuangan sebesar Rp 584,9 miliar, membengkak dari kuartal I/2022 sebesar Rp 229,7 miliar. Alhasil, jumlah beban operasional pun jadi meningkat menjadi Rp 1,96 triliun dari tahun sebelumnya Rp 1,45 triliun.

Baca Juga: Ancaman Gagal Bayar Utang AS Cukup Beralasan

Dari sisi pendanaan, BNLI telah mencatatkan DPK senilai Rp190,4 triliun, naik 3,57% yoy. Perolehan dana murah atau CASA BNLI juga naik 4,73% menjadi Rp 108,62 triliun pada kuartal I/2023. Porsi dana murah terhadap DPK BNLI mencapai 57,03%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×