kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS714.000 1,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Lesu di tahun lalu, ini upaya Bank Bukopin dongkrak penyaluran KPR tahun ini


Minggu, 27 Januari 2019 / 18:00 WIB

Lesu di tahun lalu, ini upaya Bank Bukopin dongkrak penyaluran KPR tahun ini
ILUSTRASI. Bank Bukopin

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun lalu penyaluran  kredit konsumer PT Bank Bukopin Tbk (BBKP), terutama di kredit pemilikan rumah (KPR), tak terlalu menggembirakan. Tahun ini, Bank Bukopin pun menyusun strategi baru.

"Penyaluran KPR semua lemas, bukan hanya Bukopin. Kami memprediksi pertumbuhan 10% pada 2018 tidak tercapai, mengejar 5% saja sulit," kata Direktur Konsumer Bukopin Rivan Purwantono kepada Kontan.co.id, pekan lalu.


Meski demikian, Rivan mengatakan, Bank Bukopin telah menyusun strategi agar penyaluran KPR bisa tumbuh 10%. Pertama, Bank Bukopin akan bekerjasama dengan pengembang yang punya reputasi baik. Kedua, bank ini akan menyasar di pasar KPR menengah ke bawah, dengan kisaran harga rumah Rp 300 juta-Rp 500 juta.

"Kami akan memperbaiki pola penyaluran KPR dengan menggandeng lima besar developer. Sebelumnya kan harus digandeng semua, tapi delivery time yang buruk juga berpengaruh ke penyaluran KPR kami," katanya.

Ditambah, tahun ini Bukopin juga akan mulai menyalurkan KPR melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Nah untuk skema ini, Rivan bilang, Bank Bukopin  akan menyasar para Aparat Sipil Negara (ASN).

"Karena kami juga punya kredit PNS, kredit pensiun. Untuk FLPP meski saat ini belum kami jalankan, bisa kami bundling. Tahun ini rencananya kami salurkan FLPP," kata Rivan.

Secara total, ia menargetkan, kredit konsumer akan berkontribusi sebesar 65% dari total penyaluran kredit Bukopin pada 2019. Sebanyak 40%-50% diantaranya akan berupaya disumbang dari penyaluran KPR. Sedangkan sisanya 50%-60% akan berasal dari kredit pensiun

Sekadar informasi, penyaluran kredit konsumer pada tahun depan masih akan jadi tantangan, lantaran tren kenaikan suku bunga. Hingga November 2018, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, suku bunga kredit konsumer masih berada di level 11,80%.


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0882 || diagnostic_web = 0.4407

Close [X]
×