kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

LPEI Fasilitasi Ekspor 15 Ton Produk UMKM ke Eropa


Jumat, 13 Februari 2026 / 10:15 WIB
LPEI Fasilitasi Ekspor 15 Ton Produk UMKM ke Eropa
ILUSTRASI. Sebanyak 15 ton produk UMKM diberangkatkan ke Rotterdam, Belanda, dalam kegiatan pelepasan ekspor bersama. (KONTAN/Maizal Walfajri)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia kembali memperluas pasar ekspor ke Eropa. Sebanyak 15 ton produk UMKM diberangkatkan ke Rotterdam, Belanda, dalam kegiatan pelepasan ekspor bersama yang digelar di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Pengiriman tersebut merupakan bagian dari partisipasi UMKM dalam ajang Indonesian Promotion Ahoy Rotterdam Fair 2026 dan Pasar Asia XL yang akan berlangsung pada 3-6 April 2026 di Rotterdam. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara Indonesia Eximbank (LPEI), Kementerian Perdagangan, serta Indonesia Diaspora SME Export Empowerment & Development (ID SEED).

Produk yang dikirim mencakup kerajinan tangan, batik, fesyen dan aksesori, makanan dan minuman kemasan, bumbu instan, kopi, hingga produk aromaterapi. Produk-produk tersebut telah melalui proses kurasi dan pendampingan sebelum dipasarkan ke luar negeri.

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan RI Ari Satria mengatakan, kinerja ekspor produk kreatif Indonesia pada 2025 mencapai US$ 12,4 miliar atau tumbuh 28,96% secara tahunan (yoy).

Baca Juga: BCA (BBCA) Gelar RUPST 12 Maret 2026, Bahas Buyback hingga Perubahan Anggaran Dasar

Untuk kawasan Eropa, Belanda mencatat pangsa sebesar 1,71% terhadap ekspor produk kreatif Indonesia dan masih menjadi salah satu mitra dagang utama sekaligus pintu masuk distribusi ke kawasan Uni Eropa.

“Kementerian Perdagangan terus mendorong peningkatan ekspor nasional, termasuk penguatan ekspor UMKM melalui kolaborasi dengan berbagai pihak agar pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas dan memperluas akses pasar,” ujar Ari dalam keterangan resminya, Kamis (12/2/2026).

Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank Maria Sidabutar menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan UMKM agar lebih siap memasuki pasar ekspor, mulai dari aspek kualitas produk hingga akses pemasaran.

Baca Juga: Muamalat Bidik Pembiayaan KPR Secara Digital

Sebagian UMKM yang ikut dalam pengiriman ini juga merupakan peserta program pelatihan eksportir baru yang bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap proses ekspor, kesiapan dokumen, serta strategi penetrasi pasar.

Keikutsertaan UMKM dalam pameran di Rotterdam diharapkan dapat membuka peluang transaksi lanjutan serta memperluas jaringan pasar produk Indonesia di Eropa, yang selama ini dinilai memiliki potensi besar bagi produk kreatif dan makanan olahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×