kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

LPS: Suntikan modal ke Bank Mutiara tak bermasalah


Rabu, 14 Mei 2014 / 18:40 WIB
LPS: Suntikan modal ke Bank Mutiara tak bermasalah
ILUSTRASI. Apakah Kylian Mbappe keturunan Indonesia? Kedua orang tua Mbappe tak memiliki darah Indonesia


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan tidak ada masalah dalam suntikan tambahan modal untuk PT Bank Mutiara Tbk sebesar Rp 1,249 triliun.

Kepala Eksekutif LPS Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan dana tersebut telah mempertimbangkan beberapa aspek, termasuk kesehatan bank. "(Suntikan modal) sudah melalui prosedur yang benar. Kita menjalankannya sesuai undang-undang (UU), jadi tidak ada masalah. Kalau ada yang menyebut ada kejanggalan, saya rasa tidak benar," kata Kartika di Jakarta, Rabu (14/5).

Kartika mengungkapkan, pada tahun 2008 silam, keputusan Bank Indonesia (BI) selaku regulator perbankan saat itu untuk menyuntik modal kepada bank eks Bank Century berdasarkan pertimbangan beberapa aspek, seperti kualitas aset bank. Pada saat itu, Bank Mutiara berada dalam kondisi kekeringan likuiditas.

"Penerapan UU perbankan, itu masuk teritori BI. BI sendiri sudah mempertimbangkan beberapa aspek terkait suntikan modal itu, kualitas aset dan CAR (rasio kecukupan modal) menurun saat itu, membuat BI menetapkan harus disuntik modal," jelas Kartika.

Sebelumnya, dalam sidang skaldal Bank Century yang menghadirkan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono, hakim mempertanyakan suntikan modal tersebut, di samping Rp 6,7 triliun yang telah diinjeksi sebelumnya.

Atas pertanyaan itu, Boediono yang juga Wakil Presiden tidak memberikan jawabannya. (Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×