kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Masih potensial, pemain asuransi jiwa terus kembangkan unit syariah


Kamis, 18 Juni 2020 / 19:01 WIB
ILUSTRASI. Stan perusahaan asuransi Allianz Syariah saat pameran forum perekonomian islam atau World Islamic Economic Forum WIEF di Jakarta (4/8/2016). KONTAN/Daniel Prabowo


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Tendi Mahadi

“Besaran masing-masing kontribusi ini disesuaikan dengan kebutuhan calon nasabah, tergantung dari kemampuan dan rencana masa depan keuangan,” kata Karjadi.

Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia Yoga Prasetyo mengatakan, sampai akhir tahun 2019 adapun jumlah nasabah Allianz Life Syariah lebih dari 90.000 nasabah.

Baca Juga: Bidik pertumbuhan premi, begini strategi Jagadiri

“Pertumbuhan bisnis unit syariah Allianz masih positif. Selain dibuktikan dengan tingginya jumlah nasabah, dari sisi perolehan premi juga memberi hasil positif terhadap perusahaan,” tambahnya.

Ia bilang, premi yang ditawarkan relatif berbeda. Namun, yang menjadi patokan umum pada produk AlliSya Protection Plus premi yang ditawarkan minimal Rp 300.000 per bulan. Untuk diketahui, sepanjang tahun 2019 adapun pendapatan bruto Allianz Life Syariah tercatat Rp 1,2 triliun. Sedangkan total aset mencapai Rp 3,4 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×