kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Masyarakat Makin Familiar, Transaksi QRIS Perbankan Melesat Tahun Ini


Rabu, 27 Desember 2023 / 18:07 WIB
Masyarakat Makin Familiar, Transaksi QRIS Perbankan Melesat Tahun Ini


Reporter: Nova Betriani Sinambela | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transaksi pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melesat tahun ini. Bank Rakyat Indonesia (BRI) misalnya, mencatatkan pertumbuhan jumlah transaksi QRIS hingga 400% yoy menjadi 103,3 juta transaksi per November 2023.

Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto mengatakan, pertumbuhan transaksi QRIS BRI didorong beberapa faktor. Diantaranya kemudahan dan keamanan yang dalam melakukan transaksi digital. Serta semakin mudahnya masyarakat mengakses teknologi dan peningkatan penetrasi internet di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang sebelumnya tidak terlayani.

Ia meyakini tahun 2024 tren pertumbuhan transaksi QRIS masih akan tumbuh secara agresif, apalagi diiringi dengan peluasan jaringan QRIS atau QRIS cross-border ke beberapa negara seperti Thailand, Malaysia dan Singapura. 

Andrijanto bilang, BRI masih akan terus mengembangkan fitur QRIS cross-border, agar transaksi QRIS BRI dapat terus bertumbuh.

"QRIS cross-border merupakan layanan pembayaran yang memungkinkan pengguna BRImo untuk dengan mudah melakukan pembayaran di luar negeri dengan memindai kode QR yang tersedia merchant. Dengan fitur ini, nasabah dapat menikmati kemudahan transaksi internasional tanpa kerumitan konversi mata uang," kata Andrijanto kepada KONTAN, Selasa (26/12). 

Baca Juga: Transaksi QRIS BRI Tumbuh Lebih dari 400% Hingga November 2023

Sama seperti BRI, Bank Mandiri juga mencatat total transaksi QRIS meningkat 400% YoY per November 2023. 

Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan, pertumbuhan transaksi QRIS dikarenakan semakin banyaknya masyarakat yang sudah mulai terbiasa dengan transaksi QRIS dan didukung dengan berbagai promo yang ditawarkan oleh Bank Mandiri. 

"Seperti promo Sukha Kuliner, Sukha Ngopi, dan Sukha Nonton. Bank Mandiri juga bekerja sama dengan berbagai production house film lokal sehingga nasabah bisa menikmati film favorit dengan harga promo," ujar Thomas kepada KONTAN, Rabu (27/12). 

Tahun depan, Bank Mandiri menargetkan kenaikan transaksi QRIS yang tidak jauh berbeda dari proyeksi Bank Indonesia (BI). "BI memproyeksikan nilai transaksi digital banking akan tumbuh 23,2% secara tahunan (YoY) pada 2024," imbuh Thomas. 

Sementara itu, Bank Central Asia (BCA) mencatatkan pertumbuhan jumlah transaksi QRIS sebesar 263% secara tahunan, per Oktober 2023. Adapun nilai transaksi QRIS BCA mencapai Rp 75,5 triliun hingga Oktober 2023, atau meningkat 235% secara tahunan.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyampaikan, BCA akan terus memberikan kemudahan kepada nasabah melalui penyediaan infrastruktur pembayaran QRIS yang tersedia di BCA Mobile banking, MyBCA, hingga Sakuku. 

BCA juga akan memperluas penggunaan QRIS serta memberikan alternatif solusi pembayaran lainnya untuk merchant-merchant yang bermitra dengan BCA. Yakni, melalui penyediaan QRIS Statis dan QRIS Dinamis melalui ratusan ribu mesin EDC yang BCA sediakan kepada para mitra merchant BCA.

"Ke depannya, untuk memperluas penggunaan QRIS, BCA akan meningkatkan akuisisi merchant QRIS, termasuk melalui aplikasi Merchant BCA dan melalui layanan API QRIS. Selain itu, BCA juga akan terus menambahkan fasilitas QRIS Dinamis pada EDC merchant-merchant BCA." kata Hera kepada KONTAN, Minggu (24/12). 

Baca Juga: Transaksi QRIS BCA Tumbuh 263% Per Oktober 2023, Ekspansi ke Cross Border

Di sisi lain, BCA juga melakukan ekspansi melalui fitur QRIS cross border di BCA mobile, yakni upaya memenuhi kebutuhan nasabah untuk bertransaksi di luar negeri. Hera pun berharap agar volume transaksi QRIS Cross Border meningkat di tahun depan sejalan dengan kenaikan aktivitas perekonomian masyarakat.

"Dengan kehadiran QRIS Cross Border di sejumlah negara, kami berharap dapat meningkatkan volume transaksi digital perbankan dan mendukung pertumbuhan bisnis," kata Hera. 

Diketahui saat ini, sejumlah negara yang bisa menggunakan transaksi QRIS Cross Border BCA adalah Thailand, Malaysia, dan Singapura. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×