kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

Maybank Indonesia (BNII) Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Senilai Rp 400 Miliar


Rabu, 19 Juli 2023 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Maybank Indonesia sudah melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022 Seri A senilai Rp 400 miliar.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) melaksanakan pelunasan Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022 Seri A senilai Rp 400 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (19/7), Maybank melalui KSEI telah melakukan pembayaran pelunasan pokok dan pembayaran bunga terakhir (bunga ke-4) atas obligasi tersebut kepada pemegang Obligasi yang telah dilakukan via sistem CBest ke sub-sub rekening dari pemegang rekening KSEI pada 18 Juli 2023.

"Dengan ini kami informasikan bahwa PT Bank Maybank Indonesia Tbk melalui KSEI telah melakukan pelunasan pokok dan pembayaran bunga terakhir (bunga ke-4) atas Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022 Seri A (Obligasi) kepada pemegang obligasi yang telah dilakukan via sistem C-Best ke sub-sub rekening," ungkap Direktur Maybank Muhamadian.

Secara rinci, kode obligasinya yakni BII04ACN1 dengan jumlah pokok obligasi Rp 400 miliar dan jumlah bunga ke-4 (gross) senilai Rp 4,22 miliar di tingkat bunga 3,80% per tahun dalam jangka waktu 370 hari dari tanggal terbit 8 Juli 2022 dan tanggal jatuh tempo pada 18 Juli 2023.

Baca Juga: Sejumlah Bank akan Lunasi Obligasi Jatuh Tempo, Begini Kesiapannya

Muhamadian mengatakan, sumber Pendanaan pelunasan obligasi ini yaitu dari aset likuid dan arus kas lainnya.

Dengan pelunasan pokok Obligasi tersebut, maka sejak tanggal 18 Juli 2023 Obligasi tersebut tidak lagi tercatat serta tidak dapat lagi diperdagangkan melalui Bursa Efek Indonesia, dan/atau dilaporkan perdagangannya melalui sarana yang disediakan oleh Bursa Efek Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×