Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maybank Group memperluas kerja sama pengembangan ekosistem industri halal di ASEAN melalui sejumlah inisiatif yang mencakup pembiayaan syariah, sertifikasi, rantai pasok hingga akses pasar lintas negara.
Di Indonesia, langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LOI) antara Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Maybank Indonesia Tbk dan Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian.
Kerja sama tersebut mencakup lima bidang, yakni promosi industri halal, fasilitasi sertifikasi dan penguatan kapasitas usaha, akses pembiayaan syariah, edukasi industri, serta pembukaan akses pasar dan jejaring bisnis.
Direktur UUS Maybank Indonesia Romy Buchari mengatakan kerja sama tersebut diarahkan untuk membangun kerangka yang dapat mendukung pengembangan industri halal nasional.
Baca Juga: Jadwal Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Head to Head Kedua Tim
“Sinergi ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing industri halal melalui akses pembiayaan, sertifikasi dan pasar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).
Pengembangan ekosistem halal juga dilakukan Maybank di tingkat regional. Maybank Singapore menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Gallant Venture Ltd untuk mengembangkan Bintan Inti Halal Hub.
Inisiatif tersebut ditujukan untuk menghubungkan pelaku industri halal di Indonesia, Singapura dan Malaysia melalui layanan perbankan syariah.
Kerja sama mencakup promosi investasi, solusi perbankan syariah, pengembangan kapasitas ekosistem halal, serta dukungan terhadap logistik, rantai pasok dan sertifikasi halal.
Bintan Inti Halal Hub akan memanfaatkan fasilitas Free Trade Zone (FTZ) di Bintan, sekaligus mengintegrasikan transaksi perbankan lintas batas dan akses pemasaran melalui platform marketplace B2B halal Salaam Marketplace.
Baca Juga: Indonesia, Singapura hingga Malaysia Hadapi Risiko Tinggi Kabut Asap Tahun Ini
CEO Maybank Singapore Alvin Lee Han Eng mengatakan konektivitas lintas negara menjadi salah satu faktor dalam pengembangan industri halal di kawasan ASEAN.
“Kolaborasi ini menggabungkan perbankan syariah dan jaringan regional untuk mendukung peluang bisnis lintas batas di ASEAN,” ujarnya.
Sementara itu, CEO Gallant Venture Eugene Park mengatakan konsep Singapore-Bintan twinning diarahkan untuk menjadikan Bintan Inti Halal Hub sebagai basis manufaktur dan ekspor produk halal.
Model tersebut menghubungkan infrastruktur dan konektivitas Singapura dengan fasilitas industri di Bintan. Dalam skema ini, Maybank menyediakan dukungan pembiayaan dan layanan perbankan untuk kegiatan usaha.
Baca Juga: Tren Skinification Oral Care, Biaya Rawat Gigi Indonesia Termahal Kedua di ASEAN
Group Chief Executive Officer, Islamic Banking & CEO Maybank Islamic Berhad Yasin Abdullah mengatakan berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi ROAR30 Maybank Islamic di kawasan ASEAN.
Integrasi fasilitas industri, sertifikasi, rantai pasok dan layanan keuangan diharapkan dapat memperkuat hubungan perdagangan produk halal antara Indonesia, Singapura dan Malaysia serta mendukung akses pelaku usaha ke pasar regional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














