kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Mayoritas capex Bank Mandiri digunakan untuk pengembangan digital banking


Rabu, 16 Juni 2021 / 20:24 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi Livin, layanan perbankan online dari Bank Mandiri.


Reporter: Amanda Christabel | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk meningkatkan layanan digital perbankan, salah satu caranya adalah dengan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) di sektor teknologi informasi (TI). Kondisi saat pandemi yang mengharuskan percepatan adaptasi teknologi, maka digitalisasi perbankan terus dikembangkan.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memaparkan, realisasi capital expenditure (Capex) di sektor teknologi informasi (TI) hingga pertengahan tahun 2021 kondisinya membaik jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Baca Juga: Saat ini tren restrukturisasi perusahaan pembiayaan telah menurun

Corporate Secretary PT Bank Mandiri Tbk, Rudi As Atturidha mengatakan, Bank Mandiri mengalokasikan anggaran penggunaan belanja modal di tahun 2021 sekitar Rp2 triliun. Sebesar 80% dari dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan dan penguatan digital banking Bank Mandiri, serta beberapa inisiatif digital ke depannya.

“Salah satu inisiatif tersebut adalah dengan melakukan pengembangan Livin’ by Mandiri, sebagai layanan mobile banking yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan transaksi nasabah retail,” pungkas Rudi.

Selanjutnya: Simak tiga jurus Bank Mandiri menggenjot kredit pada tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×