kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Minggu depan, Bank Mandiri kuasai 80% InHealth


Rabu, 04 Maret 2015 / 14:34 WIB
ILUSTRASI. Executive Chairman MOVE Tony Fernandes saat memperkenalkan MOVE Digital, nama baru Airsia Digital di Kuala Lumpur, Senin (18/9).


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selangkah lagi akan menjadi pemilik 80% saham PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia. Setelah induk usaha sebelumnya, PT Askes (Persero), bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan, maka bank pelat merah ini baru mengepal 60% saham di Inhealth.

Nah, sisa 20% saham yang masih dipegang BPJS Kesehatan ditargetkan menjadi milik Bank Mandiri dalam hitungan hari. "Minggu depan sisa 20% saham lagi milik BPJS Kesehatan akan dilepas ke Bank Mandiri," kata DIrektur Mandiri Inhealth Dikdik Yustandi.

Menurut Dikdik, skema pelepasan ini akan dilakukan secara langsung dengan membeli seluruh saham milik BPJS Kesehatan. Nilainya mencapai Rp 340 miliar.

Nantinya setelah Bank Mandiri memperbesar kepemilikan saham, Mandiri Inhealth akan meningkatkan sinergi bisnis dengan induk usahanya ini. Di antaranya,  memanfaatkan nasabah Bank Mandiri untuk menjadi nasabah mereka, baik di segmen individu maupun kumpulan.

Sementara itu, sisa 20% kepemilikan saham di Mandiri Inhealth akan tetap dipegang dua perusahaan BUMN lainnya, PT Kimia Farma (Persero) Tbk dan PT Asuransi Jasa Indoensia (Persero). Keduanya masing-masing memiliki 10% saham di perusahaan asuransi jiwa tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×