kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.925   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.174   54,70   0,89%
  • KOMPAS100 796   7,48   0,95%
  • LQ45 609   5,82   0,97%
  • ISSI 215   2,35   1,11%
  • IDX30 339   3,32   0,99%
  • IDXHIDIV20 433   4,04   0,94%
  • IDX80 91   0,90   1,00%
  • IDXV30 118   1,38   1,18%
  • IDXQ30 110   0,83   0,76%

Nusantara Re Catat Lini Umum Kuasai 98,4% Portofolio Premi 2025


Selasa, 24 Februari 2026 / 14:03 WIB
Nusantara Re Catat Lini Umum Kuasai 98,4% Portofolio Premi 2025
ILUSTRASI. Rasio klaim bersih Nusantara Re melonjak jadi 79,10% di 2025 dari 56,37%. Apa artinya bagi kinerja perusahaan? Pahami strateginya ke depan. (Shutterstock/Shutterstock)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Reasuransi Nusantara Makmur (Nusantara Re) mencatat lini reasuransi umum masih mendominasi portofolio bisnisnya sepanjang 2025.

Direktur Nusantara Re, Himawan Yustiono menyampaikan pada 2025 reasuransi umum berkontribusi sebesar 98,4% atau Rp 7,249 triliun terhadap total pendapatan premi bruto perusahaan.

“Sementara itu, reasuransi jiwa menyumbang 1,6% atau sekitar Rp 120 miliar,” ujar Himawan kepada Kontan, Jumat (20/2/2026).

Sebagai perbandingan, pada 2024 porsi reasuransi umum mencapai 99% atau Rp 6,667 triliun dan reasuransi jiwa 1% atau Rp 59 miliar.

Namun, meski porsinya masih kecil, premi reasuransi jiwa pada 2025 tumbuh 103% dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun reasuransi umum tumbuh sekitar 8,7% secara tahunan.

Baca Juga: Reasuransi Umum Masih Dominasi Portofolio Indonesia Re pada 2025

Di tengah pertumbuhan premi tersebut, rasio klaim bersih perusahaan meningkat signifikan. “Net loss ratio kami naik menjadi 79,10% pada 2025, dari 56,37% pada 2024,” ungkapnya.

Untuk 2026, perusahaan menargetkan pendapatan premi bruto dapat mencapai Rp 7,5 triliun. Seiring dengan itu, perusahaan juga membidik pertumbuhan laba sekitar 20% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi asuransi jiwa pada 2025 sebesar Rp 180,98 triliun atau terkontraksi 3,81% secara tahunan (YoY). Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi masih tumbuh 1,51% YoY menjadi Rp 150,74 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×