Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Reasuransi Nusantara Makmur (Nusantara Re) mencatat lini reasuransi umum masih mendominasi portofolio bisnisnya sepanjang 2025.
Direktur Nusantara Re, Himawan Yustiono menyampaikan pada 2025 reasuransi umum berkontribusi sebesar 98,4% atau Rp 7,249 triliun terhadap total pendapatan premi bruto perusahaan.
“Sementara itu, reasuransi jiwa menyumbang 1,6% atau sekitar Rp 120 miliar,” ujar Himawan kepada Kontan, Jumat (20/2/2026).
Sebagai perbandingan, pada 2024 porsi reasuransi umum mencapai 99% atau Rp 6,667 triliun dan reasuransi jiwa 1% atau Rp 59 miliar.
Namun, meski porsinya masih kecil, premi reasuransi jiwa pada 2025 tumbuh 103% dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun reasuransi umum tumbuh sekitar 8,7% secara tahunan.
Baca Juga: Reasuransi Umum Masih Dominasi Portofolio Indonesia Re pada 2025
Di tengah pertumbuhan premi tersebut, rasio klaim bersih perusahaan meningkat signifikan. “Net loss ratio kami naik menjadi 79,10% pada 2025, dari 56,37% pada 2024,” ungkapnya.
Untuk 2026, perusahaan menargetkan pendapatan premi bruto dapat mencapai Rp 7,5 triliun. Seiring dengan itu, perusahaan juga membidik pertumbuhan laba sekitar 20% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi asuransi jiwa pada 2025 sebesar Rp 180,98 triliun atau terkontraksi 3,81% secara tahunan (YoY). Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi masih tumbuh 1,51% YoY menjadi Rp 150,74 triliun.
Selanjutnya: BPJPH Pastikan Setiap Produk AS yang Masuk Indonesia Punya 2 Label Halal Sekaligus
Menarik Dibaca: Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Dagang Global Trump, Apa Artinya untuk IHSG?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)