kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Nusantara Re Catat Lini Umum Kuasai 98,4% Portofolio Premi 2025


Selasa, 24 Februari 2026 / 14:03 WIB
Nusantara Re Catat Lini Umum Kuasai 98,4% Portofolio Premi 2025
ILUSTRASI. Rasio klaim bersih Nusantara Re melonjak jadi 79,10% di 2025 dari 56,37%. Apa artinya bagi kinerja perusahaan? Pahami strateginya ke depan. (Shutterstock/Shutterstock)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Reasuransi Nusantara Makmur (Nusantara Re) mencatat lini reasuransi umum masih mendominasi portofolio bisnisnya sepanjang 2025.

Direktur Nusantara Re, Himawan Yustiono menyampaikan pada 2025 reasuransi umum berkontribusi sebesar 98,4% atau Rp 7,249 triliun terhadap total pendapatan premi bruto perusahaan.

“Sementara itu, reasuransi jiwa menyumbang 1,6% atau sekitar Rp 120 miliar,” ujar Himawan kepada Kontan, Jumat (20/2/2026).

Sebagai perbandingan, pada 2024 porsi reasuransi umum mencapai 99% atau Rp 6,667 triliun dan reasuransi jiwa 1% atau Rp 59 miliar.

Namun, meski porsinya masih kecil, premi reasuransi jiwa pada 2025 tumbuh 103% dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun reasuransi umum tumbuh sekitar 8,7% secara tahunan.

Baca Juga: Reasuransi Umum Masih Dominasi Portofolio Indonesia Re pada 2025

Di tengah pertumbuhan premi tersebut, rasio klaim bersih perusahaan meningkat signifikan. “Net loss ratio kami naik menjadi 79,10% pada 2025, dari 56,37% pada 2024,” ungkapnya.

Untuk 2026, perusahaan menargetkan pendapatan premi bruto dapat mencapai Rp 7,5 triliun. Seiring dengan itu, perusahaan juga membidik pertumbuhan laba sekitar 20% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi asuransi jiwa pada 2025 sebesar Rp 180,98 triliun atau terkontraksi 3,81% secara tahunan (YoY). Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi masih tumbuh 1,51% YoY menjadi Rp 150,74 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×