kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.067   -10,00   -0,06%
  • IDX 5.692   -147,63   -2,53%
  • KOMPAS100 754   -18,04   -2,34%
  • LQ45 567   -14,29   -2,46%
  • ISSI 199   -4,04   -1,99%
  • IDX30 321   -7,87   -2,39%
  • IDXHIDIV20 396   -10,45   -2,57%
  • IDX80 85   -1,87   -2,15%
  • IDXV30 108   -3,45   -3,10%
  • IDXQ30 104   -2,46   -2,31%

OJK: Staco Mandiri proses dua calon investor


Minggu, 03 Mei 2015 / 17:19 WIB
ILUSTRASI. Gula aren aman dikonsumsi penderita diabetes dalam jumlah terbatas.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Asuransi Staco Mandiri sepertinya siap terbebas dari status sebagai salah satu perusahaan asurnasi yang masih belum memenuhi ketentuan modal minimal. Pasalnya regulator menyebut perusahaan tersebut tengah dalam proses finalisasi akuisisi oleh dua investor baru.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dumoli Pardede mengatakan kedua investor tersebut berasal dari dalam dan luar negeri. Nah menurut dia, calon investor dari luar tersebut adalah grup AirAsia.

Sayangnya ia belum mau bicara banyak soal aksi akuisisi tersebut. Termasuk calon investor domestik maupun porsi saham yang diambil alih keduanya kelak. "Yang pasti satu dari Malaysia yang satu lagi lokal," kata Dumoli.

OJK sendiri disebutnya menyambut baik rencana tersebut guna memenuhi ketentuan ekuitas minimal Rp 100 miliar. "Staco sudah oke kita terima," lanjutnya.

Berdasarkan data perusahaan, mayoritas saham Staco Mandiri masih dimiliki Dana Pensiun Bank Mandiri Dua sebesar 62.79 %. Lalu diikuti Yayasan Kesejahteraan Pensiunan Bank Dagang Negara sebesar 7.66 %, dan 6.86 % dipegang PT. Tugu Pratama Interindo.

Sementara beberapa pemegang saham lainnya adalah Dana Pensiun PT Pertamina, Dana Pensiun Karyawan PT Taspen, Dana Pensiun PT Asuransi Jasa Raharja, Dana Pensiun PT. Asuransi Jasa Indonesia, PT Quartasonni Puteri dan PT Asuransi Ramayana, Tbk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×