kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.710   66,66   1,18%
  • KOMPAS100 737   9,37   1,29%
  • LQ45 559   6,28   1,14%
  • ISSI 199   2,38   1,21%
  • IDX30 317   2,80   0,89%
  • IDXHIDIV20 390   0,80   0,21%
  • IDX80 84   1,03   1,25%
  • IDXV30 107   -0,11   -0,11%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Opsi penggabungan Stanchart-Bank Permata dikaji*


Jumat, 05 Mei 2017 / 17:16 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Standard Chartered Bank Indonesia (Stanchart Indonesia) memberikan klarifikasi terkait artikel KONTAN yang memberitakan bahwa pihaknya memiliki rencana penggabungan saham antara kantor cabang Stanchart Indonesia dengan Bank Permata.

Terkait hal itu, Stanchart menegaskan, belum ada keputusan apapun dari Stanchart terkait Bank Permata.

Pernyataan itu sekaligus membantah berita KONTAN sebelumnya yang mewawancarai Rino Donosepoetro, Chief Executive Officer Stanchart Indonesia,  yang menyatakan Stanchart sudah memastikan akan menggabungkan saham di Bank Permata.

Stanchart juga membantah tulisan pada artikel KONTAN yang menyebut penggabungan saham ini dilakukan untuk menjadi entitas tunggal di Indonesia. Stanchart masih melakukan dialog dengan regulator terkait ini.

"Kalimat tersebut tidak akurat. Kembali kami sampaikan bahwa dalam wawancara tersebut, Bapak Rino Donosepoetro menegaskan belum ada keputusan apapun terkait Bank Permata," demikian klarifikasi Stanchart.

Klarifikasi lengkap dari Stanchart bisa dibaca melalui tautan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×