Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank BCA Syariah mencatatkan pertumbuhan pembiayaan 14,3% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 14 triliun pada September 2026. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh seluruh segmen pembiayaan, dengan segmen konsumer mencatat kenaikan tertinggi.
Direktur BCA Syariah Pranata mengatakan, pembiayaan konsumer tumbuh 33,3% YoY menjadi Rp 2,5 triliun. Sementara itu, pembiayaan segmen usaha kecil dan menengah (small and medium enterprise/SME) meningkat 18,9% YoY menjadi Rp 1,1 triliun.
Adapun pembiayaan komersial tumbuh 10,1% YoY menjadi Rp 10,4 triliun pada September 2026.
Baca Juga: Bank OCBC Perluas Layanan QRIS Antarnegara di China
"BCA Syariah optimistis pembiayaan tetap tumbuh positif hingga akhir tahun ini. Untuk mencapai target tersebut, perseroan menerapkan prinsip kehati-hatian dan memperkuat strategi di seluruh segmen pembiayaan," ungkap Pranata kepada Kontan.co.id, Selasa (14/10/2026).
Strategi tersebut antara lain melalui pendalaman hubungan dengan nasabah (customer deepening) untuk menjangkau rantai pasok, memperluas kerja sama dengan mitra strategis, serta menawarkan program pembiayaan dengan margin yang kompetitif.
Selain itu, BCA Syariah memperkaya fitur aplikasi mobile banking BSya, termasuk menyediakan fasilitas pengajuan pembiayaan emas secara daring.
Baca Juga: Laju Penyaluran Kredit Bank Swasta Dibayangi Beban Biaya Dana
Perseroan berharap berbagai strategi tersebut dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













