Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) memperluas layanan pembayaran lintas negara melalui QRIS Antarnegara di China.
Melalui aplikasi OCBC mobile, nasabah dapat bertransaksi di merchant yang terhubung dengan UnionPay dan Alipay menggunakan rekening rupiah.
Layanan ini didukung Jaringan PRIMA dan menjadi bagian dari pengembangan konektivitas sistem pembayaran Indonesia dengan negara lain.
Baca Juga: Pembiayaan Bank Syariah Tumbuh Dua Digit, Ini Strategi BSI hingga BCA Syariah
Implementasi QRIS Antarnegara Indonesia-China diluncurkan pada 30 April 2026 melalui kolaborasi Bank Indonesia, People’s Bank of China (PBoC), Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), serta industri sistem pembayaran kedua negara.
Digital Platform Head OCBC Ramda Yanurzha mengatakan, pengembangan pembayaran lintas negara merupakan bagian dari strategi perseroan untuk menghadirkan layanan yang sesuai dengan mobilitas dan kebutuhan nasabah.
“Bagi OCBC, pengalaman nasabah menjadi prioritas dalam pengembangan layanan transaksi lintas negara. Melalui OCBC mobile, nasabah dapat melakukan pembayaran QRIS Antarnegara di China dengan mudah menggunakan rekening Rupiah, sejalan dengan pendekatan Local Currency Settlement," ujar Ramda dalam siaran pers, Rabu (14/10/2026).
Baca Juga: Laju Penyaluran Kredit Bank Swasta Dibayangi Beban Biaya Dana
Menurutnya, kemudahan ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan keuangan yang terintegrasi dengan kebutuhan dan mobilitas nasabah.
OCBC mencatat, transaksi nasabah melalui QRIS Antarnegara di China paling banyak berasal dari kategori personal retail services, department store, dan restoran.
Hal ini menunjukkan penggunaan pembayaran lintas negara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di luar negeri.
Untuk menggunakan layanan tersebut, nasabah dapat membuka fitur QRIS di OCBC mobile dan memindai kode QR berlogo UnionPay atau Alipay pada merchant yang terhubung.
Nasabah kemudian perlu memeriksa detail transaksi sebelum mengonfirmasi pembayaran sesuai mekanisme autentikasi di aplikasi.
Di balik layanan tersebut, konektivitas sistem pembayaran menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran transaksi. Jaringan PRIMA menghubungkan penyedia jasa pembayaran di Indonesia dengan mitra pembayaran di negara tujuan.
Baca Juga: BTPN Syariah (BTPS) Siapkan Buyback Saham Rp 1 Triliun, Ini Alasannya
Senior Executive Vice President Marketing PT Rintis Sejahtera Robby Sutisna mengatakan, Jaringan PRIMA mendukung perluasan layanan pembayaran antarnegara bersama mitra, termasuk OCBC.
“Jaringan PRIMA terus mendukung mitra, termasuk OCBC, dalam memperluas serta pengembangan sistem pembayaran antarnegara. Selain itu, perluasan transaksi antarnegara ini tetap diiringi dengan sistem monitoring layanan selama 24 jam serta sistem deteksi transaksi tidak wajar atau Potential Risk Detection System (PRDS) sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan dan keamanan ekosistem pembayaran,” ujar Robby.
Ke depan, OCBC akan terus mengembangkan layanan digital terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah.
Pengembangan QRIS Antarnegara di China juga sejalan dengan arah Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dalam memperluas konektivitas pembayaran lintas negara dan interkoneksi sistem pembayaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














