kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah akan salurkan KUR Rp 120 trilliun


Jumat, 08 Januari 2016 / 11:51 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan, pemerintah akan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp 100 triliun-Rp 120 triliun pada 2016.

"Kita akan mulai dengan Rp 100 triliun dan pendanaannya bagaimana," ujar Rini di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Nantinya, tutur dia, bank-bank BUMN yakni Bank Mandiri, BRI, dan BNI akan memegang peran penting dalam penyaluran KUR. Dari total Rp 100 triliun itu, mayoritas dana tersebut akan disalurkan oleh bank-bank BUMN.

"Apakah pendanaannya ada, kami sedang membicarakan supaya harus tersedia karena bulan ini sudah mulai dengan gencar pembiayaan KUR dengan 9 persen (bunga)," kata dia.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, BRI mendapat alokasi paling besar yakni Rp 67,5 triliun.

Kemudian, Bank Mandiri Rp 13 triliun, Bank BNI Rp 11,1 triliun, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Rp 2,5 triliun, bank umum lainya Rp 4 triliun, dan Lembaga Keuangan Non Perbankan (LKNP) Rp 1,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×