kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.688   44,79   0,79%
  • KOMPAS100 735   6,86   0,94%
  • LQ45 558   5,29   0,96%
  • ISSI 198   0,93   0,47%
  • IDX30 317   2,51   0,80%
  • IDXHIDIV20 391   1,64   0,42%
  • IDX80 84   0,73   0,88%
  • IDXV30 106   -0,20   -0,19%
  • IDXQ30 102   0,64   0,63%

Pemerintah akan salurkan KUR Rp 120 trilliun


Jumat, 08 Januari 2016 / 11:51 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan, pemerintah akan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp 100 triliun-Rp 120 triliun pada 2016.

"Kita akan mulai dengan Rp 100 triliun dan pendanaannya bagaimana," ujar Rini di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Nantinya, tutur dia, bank-bank BUMN yakni Bank Mandiri, BRI, dan BNI akan memegang peran penting dalam penyaluran KUR. Dari total Rp 100 triliun itu, mayoritas dana tersebut akan disalurkan oleh bank-bank BUMN.

"Apakah pendanaannya ada, kami sedang membicarakan supaya harus tersedia karena bulan ini sudah mulai dengan gencar pembiayaan KUR dengan 9 persen (bunga)," kata dia.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, BRI mendapat alokasi paling besar yakni Rp 67,5 triliun.

Kemudian, Bank Mandiri Rp 13 triliun, Bank BNI Rp 11,1 triliun, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Rp 2,5 triliun, bank umum lainya Rp 4 triliun, dan Lembaga Keuangan Non Perbankan (LKNP) Rp 1,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×