kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Penjualan LCGC Tertekan, Pembiayaan Multifinance Ikut Ketat


Selasa, 30 September 2025 / 17:09 WIB
Penjualan LCGC Tertekan, Pembiayaan Multifinance Ikut Ketat
ILUSTRASI. Tren penjualan mobil low cost green car (LCGC) yang turun tahun ini berdampak pada pembiayaan multifinance. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa.


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren penjualan mobil low cost green car (LCGC) yang turun tahun ini berdampak pada pembiayaan multifinance. 

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan ritel LCGC tercatat 88.538 unit hingga Agustus 2025, turun 27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Praktisi dan pengamat industri pembiayaan, Jodjana Jody mengatakan pelemahan penjualan tersebut juga tercermin pada pembiayaan kendaraan di segmen ini.

“Tahun ini market retail sales maupun wholesales terkoreksi sekitar 10% dibandingkan YTD Agustus tahun lalu. Khusus LCGC koreksinya cukup dalam karena masalah ekonomi,” ujar Jody kepada Kontan, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga: Risiko Kredit Masih Tinggi, Profitabilitas Leasing Terus Tergerus

Menurut Jody, pembelian LCGC sangat bergantung pada pembiayaan kredit. Ia mencatat sekitar 90% pembelian mobil LCGC dilakukan secara kredit, lebih tinggi dibandingkan model mobil lain yang biasanya hanya 60%–70%.

Namun, ketatnya kualitas pembiayaan juga menjadi faktor yang menekan. “Non performing financing (NPF) mobil baru sedang tinggi, dan sebagian besar berasal dari segmen ini. Akibatnya, approval kredit di LCGC saat ini sangat ketat,” jelasnya.

Baca Juga: Multifinance Belum Sesuaikan Suku Bunga Meski BI Rate Turun, Berikut Alasannya

Secara komposisi, Jody menyebut pangsa pasar LCGC yang biasanya mencapai 20% dari total pasar otomotif kini tertekan menjadi hanya sekitar 16%–17% pada tahun ini. Kondisi ini membuat ruang pertumbuhan pembiayaan di segmen LCGC semakin terbatas.

“Strategi pembiayaan LCGC memang sebelumnya bertumpu pada strategi uang muka (down payment/DP) rendah. Rasanya, pendekatan ini perlu digeser bila ingin tingkat approval kredit tetap terjaga,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×