kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45994,38   -2,38   -0.24%
  • EMAS977.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Penjualan ORI019 via BCA mencapai Rp 4,4 triliun


Sabtu, 20 Februari 2021 / 15:27 WIB
Penjualan ORI019 via BCA mencapai Rp 4,4 triliun
ILUSTRASI. Penjualan ORI019 di BCA mencapai hampir Rp 4,4 triliun dengan hampir 48% transaksi pemesanan dilakukan melalui aplikasi wealth management.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi salah satu mitra distribusi Obligasi Negara Ritel Seri ORI019. Pembelian ORI019 secara online baik melalui KlikBCA maupun aplikasi Wealth Management (Welma) dari BCA mencetak hasil yang sangat baik yakni hampir Rp 4,4 triliun.

Sebagai gambaran, Welma merupakan aplikasi mobile Wealth Management dari BCA yang digunakan untuk transaksi (jual-beli) produk investasi seperti reksadana, obligasi dan edukasi asuransi.

Senior Executive Vice President Wealth Management BCA Christine Setyabudhi mengatakan, hingga penutupan pada Kamis (18/2), penjualan ORI019 di BCA mencapai hampir Rp 4,4 triliun dengan hampir 48% transaksi pemesanan dilakukan melalui aplikasi Welma. Jumlah investor yang melakukan pembelian ORI019 di BCA tercatat sebanyak lebih dari 12.500 investor.

"Dilihat dari profilnya, pembeli ORI019 di BCA mencakup seluruh profesi mulai dari pegawai, wiraswasta, hingga pelajar dan ibu rumah tangga. Kami melihat ORI019 juga banyak diminati oleh kalangan milenial dan secara geografis melingkupi hampir sebagian besar wilayah di Indonesia," kata Christine dalam siaran pers, Sabtu (20/2).

Baca Juga: Likuiditas pasar tinggi, ORI019 laris manis

Christine menambahkan, pihaknya mencermati bahwa obligasi ritel Indonesia masih memiliki potensi yang cukup besar di tahun ini. Di tengah iklim suku bunga global yang rendah yang masih akan terjadi di tahun depan, obligasi masih memberikan imbal hasil yang lebih menarik. Selain itu obligasi juga cocok dijadikan salah satu pilihan alokasi portofolio nasabah yang berprofil risiko konservatif, moderat, hingga agresif.

Sejalan dengan hal tersebut, produk reksadana, obligasi, dan bancassurance mencatatkan pertumbuhan fee based income dimana secara tahunan meningkat 64% per Desember 2020. Melihat kondisi pasar sekarang ini serta kontribusi fee based income produk investasi terhadap total fee based income BCA yang juga melanjutkan tren kenaikan, BCA berharap, ke depannya bisnis wealth management akan tumbuh positif.


“Ke depan, kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan solusi sesuai dengan kebutuhan nasabah dan memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi solusi investasi maupun asuransi kapanpun dan dimanapun, baik di cabang maupun di channel digital Wealth Management BCA yaitu aplikasi Welma yang juga disertai beragam penawaran menarik,” imbuh Christine.

 

Selanjutnya: Penjualan ORI019 tembus Rp 25 triliun, target penjualan midis terlampaui

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×