kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Perang tarif berlanjut, reasuransi pangkas bisnis asuransi properti


Senin, 05 Desember 2011 / 17:08 WIB


Reporter: Christine Novita Nababan

JAKARTA. Persaingan tak sehat di bisnis asuransi properti komersial yang merupakan penyumbang perolehan premi terbesar bagi industri asuransi kerugian kian mengkhawatirkan.

Pasalnya, hingga tahun depan, perang tarif premi diperkirakan masih akan berlanjut. Kondisi ini bakal bertambah parah jika Indonesia terkena dampak buruk gejolak ekonomi Eropa dan Amerika.

Tak heran, sejumlah perusahaan reasuransi berancang-ancang memangkas portofolio mereka di bisnis asuransi properti.

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein) dan PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugu Re), misalnya. Meski tidak serta merta angkat kaki dari lini usaha properti, keduanya mengaku akan mempertebal portofolio bisnis dari aktivitas usaha lain.

Direktur Utama Marein Robby Loho menuturkan, pihaknya mulai fokus pada bisnis asuransi jiwa sejak tiga tahun belakangan. Malah, sebanyak 65% dari total bisnis perseroan diperoleh dari hasil back up asuransi jiwa.

“Karena, tarif premi asuransi kerugian sudah tidak masuk akal, sangat riskan jika terjadi klaim. Terutama, di lini usaha asuransi properti,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×