kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.760   20,00   0,12%
  • IDX 8.859   111,06   1,27%
  • KOMPAS100 1.218   13,00   1,08%
  • LQ45 860   7,77   0,91%
  • ISSI 321   6,07   1,93%
  • IDX30 442   3,55   0,81%
  • IDXHIDIV20 516   4,55   0,89%
  • IDX80 135   1,55   1,16%
  • IDXV30 142   1,46   1,04%
  • IDXQ30 142   1,34   0,96%

Perang tarif berlanjut, reasuransi pangkas bisnis asuransi properti


Senin, 05 Desember 2011 / 17:08 WIB
Perang tarif berlanjut, reasuransi pangkas bisnis asuransi properti
ILUSTRASI. Murah dengan memori besar, harga HP Realme C15 RAM 4/128 GB hanya Rp 2 jutaan.


Reporter: Christine Novita Nababan |

JAKARTA. Persaingan tak sehat di bisnis asuransi properti komersial yang merupakan penyumbang perolehan premi terbesar bagi industri asuransi kerugian kian mengkhawatirkan.

Pasalnya, hingga tahun depan, perang tarif premi diperkirakan masih akan berlanjut. Kondisi ini bakal bertambah parah jika Indonesia terkena dampak buruk gejolak ekonomi Eropa dan Amerika.

Tak heran, sejumlah perusahaan reasuransi berancang-ancang memangkas portofolio mereka di bisnis asuransi properti.

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein) dan PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugu Re), misalnya. Meski tidak serta merta angkat kaki dari lini usaha properti, keduanya mengaku akan mempertebal portofolio bisnis dari aktivitas usaha lain.

Direktur Utama Marein Robby Loho menuturkan, pihaknya mulai fokus pada bisnis asuransi jiwa sejak tiga tahun belakangan. Malah, sebanyak 65% dari total bisnis perseroan diperoleh dari hasil back up asuransi jiwa.

“Karena, tarif premi asuransi kerugian sudah tidak masuk akal, sangat riskan jika terjadi klaim. Terutama, di lini usaha asuransi properti,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×