kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Premi Sun Life Capai Rp 2,09 Triliun per Oktober 2025, Produk Tradisional Mendominasi


Rabu, 03 Desember 2025 / 16:25 WIB
Premi Sun Life Capai Rp 2,09 Triliun per Oktober 2025, Produk Tradisional Mendominasi
ILUSTRASI. Sun Life Indonesia optimis tumbuh double digit di 2025, ditopang asuransi tradisional dan perluasan bancassurance.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sun Life Financial Indonesia menyebut produk asuransi tradisional masih menjadi penopang utama kinerja perusahaan hingga Oktober 2025. 

President Director Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo menyampaikan bahwa kontribusi produk tradisional melampaui 50% dari total portofolio perusahaan, sejalan dengan tren industri yang juga menunjukkan kecenderungan serupa.​

"Saat ini lebih besar yang tradisional tentunya, lebih dari 50% kontribusinya," kata Albertus usai peluncuran SiSuper di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga: Sun Life Luncurkan Produk Tradisional SiSuper Beri Manfaat Tunai 360%

Sayangnya, ia tak merinci besaran jumlah preminya.

Berdasarkan laporan keuangan Sun Life, pendapatan premi neto per Oktober 2025 tercatat Rp 2,09 triliun, sedikit lebih tinggi dibandingkan Rp 1,955 triliun pada periode yang sama tahun 2024. 

Meski demikian, Sun Life tetap mempertahankan dua lini produk tradisional dan unit link untuk menjangkau segmen nasabah yang berbeda. Produk tradisional dinilai sesuai bagi nasabah yang menginginkan kepastian manfaat, sementara unitlink ditujukan bagi nasabah yang mengejar potensi pertumbuhan jangka panjang. 

“Dua-duanya memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing. Kami menjaga portofolio agar tetap sesuai kebutuhan setiap segmen,” imbuhnya.

Dari sisi strategi, Sun Life memperluas akses distribusi melalui penguatan jaringan agen dan kerja sama bancassurance. Perusahaan kini memiliki lebih dari 1.200 agen tersertifikasi yang tersebar dari kota besar hingga kota tier 3. 

Selain itu, Sun Life juga memperluas kemitraan dengan sejumlah bank, termasuk CIMB Niaga konvensional dan syariah serta Bank Muamalat untuk memperluas penetrasi pasar.

Baca Juga: CNAF Bidik Pertumbuhan Single Digit Tahun Depan dengan Diversifikasi Produk

Memasuki akhir tahun, Albertus optimistis kinerja positif Sun Life dapat dipertahankan hingga akhir tahun. “Sampai akhir tahun kami yakin bisa tumbuh double digit," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×