kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Prime Lending Rate Bakal Menggeret Turun Bunga Pinjaman


Rabu, 21 Juli 2010 / 20:37 WIB


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Masih tingginya tingkat suku bunga kredit di perbankan Indonesia menjadi salah satu sorotan dalam gelar fit and proper test calon Gubernur Bank Indonesia yang digelar DPR.

Kandidat Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan dalam fit and proper test, BI saat ini tengah mematangkan kebijakan yang mewajibkan setiap bank umum memasang alias mengumumkan prime lending rate di setiap awal bulan. "Ini agar komitmen bunga kredit di setiap bank sama dengan realitasnya, juga agar masyarakat umum dan debitur juga tahu," kata Darmin di DPR, Rabu (21/7).

Dengan pemasangan angka bunga kredit tersebut, para pengawasnya nanti akan terus memasang mata untuk memeriksa. "Benar tidak angkanya sebesar yang mereka umumkan itu," jelasnya.

BI percaya dengan cara ini bunga kredit bisa digiring turun lebih cepat. Darmin menuturkan, di negara lain cara ini jamak dilakukan. "Dan kelihatannya di banyak negara cara ini bisa mendorong penurunan lending rate," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×