kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pusat Investasi Pemerintah gandeng PNM sediakan pembiayaan UMi Rp 2,35 triliun


Selasa, 05 November 2019 / 13:55 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pelaksanaan program pembiayaan ultra mikro (UMI)


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pusat Investasi Pemerintah (PIP) menggandeng Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk menyediakan akses pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro (UMi). Pada Senin (4/11), kedua lembaga menandatangani akad perjanjian pembiayaan UMi tahap III senilai Rp 2,35 triliun.

Direktur utama Pusat Investasi Pemerintah Ririn Kadariyah mengatakan pembiayaan itu sejalan dengan tugas dan visi PNM dalam mengembangkan pelaku usaha mikro. Apalagi, PNM memiliki standar proses bisnis serta etika untuk menyalurkan dana yang tepat sasaran.

Baca Juga: Gejot pembiayaan syariah, PNM terbitkan sukuk Rp 415 miliar

“Dengan harapan agar target pemerintah terkait inklusi keuangan dan mendorong pelaku usaha mikro dapat tercapai,” kata Ririn, dalam rilis, Senin (4/11).

Direktur utama PNM Arief Mulyadi merasa mendapatkan kepercayaan dari pemerintah menjadi salah satu penyalur pembiayaan ultra mikro. Ia berharap kerjasama ini bisa terus berlangsung dan berjalan lancar agar semakin besar nilai tambah yang diberikan kepada pelaku usaha ultra mikro di Indonesia.

Sepanjang tahun ini, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar 15,4 triliun kepada nasabah segmen ultra mikro atau dikenal dengan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Total jumlah nasabah Mekaar hingga saat ini 5.656.170 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

“PNM sebagai BUMN yang mengemban tugas untuk membantu pengembangan usaha ultra mikro, kecil, dan menengah mengintensifkan perannya baik melalui aktivitas pembiayaan maupun pembinaan,” jelas Arief.

PNM juga melakukan berbagai kegiatan pembinaan terpadu melalui program pengembangan kapasitas usaha (PKU) yang sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi nasabah binaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×