kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

REI, BI dan Perbanas godok aturan kredit modal kerja properti


Selasa, 25 Oktober 2011 / 12:35 WIB
REI, BI dan Perbanas godok aturan kredit modal kerja properti
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Honda Mobilio sudah terjangkau, termurah Rp 100 juta


Reporter: Azis Husaini |

JAKARTA. Persatuan Perusahaan Real-estate Indonesia (REI), Bank Indonesia (BI) dan Persatuan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) sedang mengkaji soal aturan kredit modal kerja properti. Sebelumnya, pertemuan ini sudah rutin dilakukan oleh REI dan BI.

Kali ini kedua pihak tersebut akan mengajak Perbanas. Setelah nanti ada pertemuan dengan ketiga pihak inilah diharapkan BI bisa membuat aturan soal kredit modal kerja properti.

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Real-estate Indonesia, Setyo Maharso mengungkapkan kredit modal kerja properti sangat dibutuhkan para pengembang kecil. Dalam hal ini, pengembang kecil yang dimaksud biasanya hanya memiliki tanah sampai 3 hektare dan biasanya ada di daerah.

Dari 2.441 pengembang yang tergabung dalam REI, sekitar 60% adalah pengembang kecil. "Mungkin awal bulan depan kami akan berkumpul bertiga membahas soal ini. Kami memberikan masukan, nanti namanya bisa PBI tentang kredit modal kerja properti," katanya, Selasa (25/10).

Setyo melihat BI juga sedang berkonsentrasi dengan masalah ini, sebab menurut bank sentral sektor properti saat ini telah menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.

Jika nanti aturan tersebut sudah keluar, REI berjanji tetap akan mengajak pengembang kecil untuk tidak menggunakan kredit modal kerja properti tersebut untuk hal lain. "Nanti harus ada perjanjian tertulis, bahwa pengembang yang meminjam harus digunakan untuk pembangunan properti," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×